Genjot CASA, BNI dorong Campus Financial Ecosystem
Minggu, 03 April 2022 - 12:59 WIB
loading...
BNI mendorong ekspansi program Campus Financial Ecosystem guna meningkatkan rasio dana murahnya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat ekosistem kelembagaan untuk meningkatkan rasio dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) guna menunjang pembiayaan lebih kompetitif di masa pemulihan ekonomi nasional tahun ini. Mendapat julukan Bank Kampus di Indonesia, BNI mendorong ekspansi program Campus Financial Ecosystem.
Perseroan mencatat, per akhir 2021 dana pihak ketiga yang terhimpun dari universitas serta lembaga pendidikan mencapai Rp12,01 triliun yang mayoritas berasal dari CASA. Dana tersebut ini terus meningkat seiring dengan ekspansi program-program BNI mengakuisisi beberapa kampus di Jawa dan Bali untuk masuk dalam program Campus Financial Ecosystem.
Baca Juga: Lompat 232%, BNI Kantongi Laba Bersih Rp10,89 Triliun di 2021
Adapun, Campus Financial Ecosystem merupakan program yang akan BNI fokuskan dalam memberikan solusi keuangan lengkap berbasis digital kepada nasabah lembaga universitas dan para civitas akademis kampus.
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan bahwa perseroan memiliki kerja sama sangat lama dengan banyak universitas di Indonesia. Kerja sama erat tersebut bahkan membuat BNI mendapat julukan sebagai Bank Kampus.
"Julukan tersebut tidak asing bagi kita semua, karena kita masih memiliki memori yang kuat bahwa tempat pemvayaran SPP mahasiswa ya di BNI, bahkan Kredit Mahasiswa Indonesia (KMI) di BNI," kata Sis Apik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/4/2022).
Sejauh ini, lanjut dia, cakupan layanan di dunia pendidikan perseroan mencapai 718 lembaga pendidikan. Pada umumnya, perseroan mengambil peran dalam memberikan solusi transaksi pembayaran uang kuliah hingga cash manajemen universitas sehingga memberi peluang pada BNI untuk meningkatkan dana masyarakat khususnya CASA.
Perseroan mencatat, per akhir 2021 dana pihak ketiga yang terhimpun dari universitas serta lembaga pendidikan mencapai Rp12,01 triliun yang mayoritas berasal dari CASA. Dana tersebut ini terus meningkat seiring dengan ekspansi program-program BNI mengakuisisi beberapa kampus di Jawa dan Bali untuk masuk dalam program Campus Financial Ecosystem.
Baca Juga: Lompat 232%, BNI Kantongi Laba Bersih Rp10,89 Triliun di 2021
Adapun, Campus Financial Ecosystem merupakan program yang akan BNI fokuskan dalam memberikan solusi keuangan lengkap berbasis digital kepada nasabah lembaga universitas dan para civitas akademis kampus.
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan bahwa perseroan memiliki kerja sama sangat lama dengan banyak universitas di Indonesia. Kerja sama erat tersebut bahkan membuat BNI mendapat julukan sebagai Bank Kampus.
"Julukan tersebut tidak asing bagi kita semua, karena kita masih memiliki memori yang kuat bahwa tempat pemvayaran SPP mahasiswa ya di BNI, bahkan Kredit Mahasiswa Indonesia (KMI) di BNI," kata Sis Apik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/4/2022).
Sejauh ini, lanjut dia, cakupan layanan di dunia pendidikan perseroan mencapai 718 lembaga pendidikan. Pada umumnya, perseroan mengambil peran dalam memberikan solusi transaksi pembayaran uang kuliah hingga cash manajemen universitas sehingga memberi peluang pada BNI untuk meningkatkan dana masyarakat khususnya CASA.
Lihat Juga :