Arab Saudi Bahkan Tak Mampu Menahan Riak Perang Rusia Ukraina ke Harga Minyak

Selasa, 05 April 2022 - 04:25 WIB
loading...
Arab Saudi Bahkan Tak...
Arab Saudi menaikkan harga minyak mentah mereka untuk pelanggan di semua wilayah karena invasi Rusia ke Ukraina terus bergema melalui pasar. Foto/Dok
A A A
RIYADH - Arab Saudi menaikkan harga minyak mentah mereka untuk pelanggan di semua wilayah karena invasi Rusia ke Ukraina terus bergema melalui pasar. Produsen negara Saudi Aramco meningkatkan, harga minyak mentah Arab Light untuk pengiriman bulan depan ke Asia menjadi USD9,35 per barel di atas patokan yang digunakannya.

Keputusan itu menjadi lompatan apabila dibandingkan April pada angka USD4,40 per barel untuk mencapai rekor kenaikan. Langkah ini sejalan dengan survei Bloomberg terhadap pedagang dan penyuling pekan lalu.

Baca Juga: Dubes Arab Saudi Bongkar Alasan Saudi Aramco Cabut dari Proyek Kilang Pertamina

Sementara itu harga minyak dunia telah melonjak menjadi lebih dari USD100 per barel setelah serangan Moskow ke Ukraina mengguncang pasar keuangan di seluruh dunia. Banyak pembeli menghindari kargo dari Rusia di tengah sanksi Barat.

Arus dari negara itu mungkin turun antara 1 hingga 3 juta barel per hari hingga kuartal ketiga, menurut Vitol Group, pedagang minyak mentah independen terbesar di dunia. Di sisi lain Aramco mengambil keputusan setelah OPEC + pada hari Kamis, memilih untuk terus meningkatkan produksi secara bertahap.

Kelompok beranggotakan 23 negara, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia itu telah menolak seruan dari importir utama termasuk Amerika Serikat (AS) untuk mempercepat peningkatan produksi dan menurunkan harga bahan bakar global.

"Ini menjadi peningkatan besar. Volume tambahan dari Arab Saudi hanya akan datang dengan harga tinggi," ucap Giovanni Staunovo, seorang analis komoditas di UBS Group AG.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Rekomendasi
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Berita Terkini
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved