Aprindo Sebut Sektor Ritel Butuh Waktu 3 Tahun untuk Healing

Selasa, 05 April 2022 - 13:22 WIB
loading...
Aprindo Sebut Sektor...
Pengunjung mal dan pusat perbelanjaan masih belum seperti sebelum pandemi. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo ) Fernando Repi mengatakan saat ini sektor ritel belum bisa dikatakan pulih, meskipun sudah dilakukan pelonggaran aktivitas masyarakat.

Baca juga: Okupansi Ritel Merosot, Harga Sewa Lapak Anjlok 6 Persen

Menurutnya sektor ritel memerlukan waktu sekitar 2 sampai 3 tahun untuk baru bisa recovery pasca-pandemi covid 19. Itu pun memerlukan dukungan pemerintah berupa relaksasi kepada sektor ritel.

"Perjalanan menuju akhir tahun ini kita optimistis bisa kembali pulih perlahan, tentu dengan dukungan masyarakat dan pemerintah," ujar Fernando dalam Market Review IDXChanel, Selasa (5/4/2022).

Fernando menyebut dengan adanya kenaikan sejumlah tarif yang bersamaan dengan Lebaran dikhawatirkan justru dapat menggangu pertumbuhan dari sektor ritel. Kenaikan itu mulai dari tarif tol, tarif PPN, dan gas LPG.



Menurut Fernando semua kenaikan itu dapat menurunkan daya beli masyarakat. Padahal menurutnya saat ini momentum kebangkitan sektor ritel pasca-tertekan pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Kehadiran Ritel Premium...
Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Super Indo Ajak Masyarakat...
Super Indo Ajak Masyarakat Rayakan 28 Tahun Perjalanan Lewat Festival Superindoversary
Rekomendasi
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved