Luhut: Siapa Bilang Ibu Kota Baru Tak Ada Investor, Saya Pusing Ngaturnya
Rabu, 13 April 2022 - 08:20 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur masih menarik minat banyak investor. Meski diketahui Softbank telah menyatakan mundur untuk mendanai. Foto/Dok
A
A
A
DEPOK - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur masih menarik minat banyak investor. Meski diketahui Softbank telah menyatakan mundur untuk mendanai pembangunan Ibu Kota baru tersebut.
Baca Juga: Terungkap, Alasan Softbank Batal Danai Pembangunan IKN Nusantara
Salah satu komitmen yang sudah dikantongi oleh Luhut, yakni dari negara Saudi Arabia dan Abu Dhabi. Disebut Saudi siap mengucurkan investasi mencapai sekitar USD6 miliar dolar atau setara dengan Rp85,9 triliun (Kurs Rp14.318 per USD)
“Ini Saudi Arabia menjanjikan mau siapkan 5 billion dolar untuk energi transisi mekanism. Itu tadi juga ditambah dengan 800 juta sehingga hampir 6 miliar dollar. Kata siapa ibu kota baru tak ada yang masuk (investor), saya sampai pusing ngaturnya saat ini,” kata Menko Luhut dalam kuliah umum di Kawasan Balai Sidang Universitas Indonesia, dikutip Rabu (13/4/2022).
Baca Juga: SoftBank Mundur Jadi Investor IKN, Kepala Otorita Minta Masyarakat Tak Khawatir
Baca Juga: Terungkap, Alasan Softbank Batal Danai Pembangunan IKN Nusantara
Salah satu komitmen yang sudah dikantongi oleh Luhut, yakni dari negara Saudi Arabia dan Abu Dhabi. Disebut Saudi siap mengucurkan investasi mencapai sekitar USD6 miliar dolar atau setara dengan Rp85,9 triliun (Kurs Rp14.318 per USD)
“Ini Saudi Arabia menjanjikan mau siapkan 5 billion dolar untuk energi transisi mekanism. Itu tadi juga ditambah dengan 800 juta sehingga hampir 6 miliar dollar. Kata siapa ibu kota baru tak ada yang masuk (investor), saya sampai pusing ngaturnya saat ini,” kata Menko Luhut dalam kuliah umum di Kawasan Balai Sidang Universitas Indonesia, dikutip Rabu (13/4/2022).
Baca Juga: SoftBank Mundur Jadi Investor IKN, Kepala Otorita Minta Masyarakat Tak Khawatir
Lihat Juga :