Keamanan Data Jadi Tantangan di Tengah Pesatnya Teknologi Digital

Senin, 18 April 2022 - 18:35 WIB
loading...
Keamanan Data Jadi Tantangan...
Pesatnya perkembangan teknologi informasi mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital, namun di sisi lain muncul tantangan pemerintah dalam hal perlindungan data pribadi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pesatnya perkembangan teknologi informasi mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air selama pandemi. Hal ini menjadi sesuatu yang positif, namun di sisi lain muncul tantangan pemerintah dalam hal perlindungan data pribadi .

"Sebab saat ini perkembangan teknologi informasi semakin pesat, hampir seluruh aktivitas manusia saat tengah memasuki fase terdistrupsi oleh laju perkembangan dari teknologi digital," kata Anggota DPR RI, Dave Akbarshah Laksono di acara webinar Aptika Kominfo, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Ditanya Keamanan Data, Menkominfo Sebut Tanggung Jawab Ada di BSSN

Dikatakannya, saat ini pemerintah dan DPR tengah menggodok Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP). Apalagi di masa pandemi kemarin banyak terjadi peristiwa kebocoran data yang menimpa pemerintah maupun swasta.

Hal ini karena interaksi masyarakat di dunia digital semakin meningkat dari tahun ke tahun, bahkan di masa pandemi. Hal ini salah satunya bisa dilihat dari media sosial, di mana berdasarkan survei terbaru waktu yang dihabiskan orang di memanfaatkan teknologi digital di sosial media secara global meningkat hampir 60% dalam tujuh tahun terakhir.

"Akselerasi transformasi digital ini terjadi di tengah ketidaksiapan regulator dan juga pengguna. Oleh karena itu, pemerintah bersama DPR sepakat untuk menyusun peraturan perundang-undangan mengatur dunia digital lebih baik lagi," kata anggota Komisi I DPR RI ini.

Sementara itu, Head of Investment Pacific Capital Investment, David Manurung menilai selain perlindungan data yang juga tak kalah penting adalah kualitas layanan industri telekomunikasi. Hal ini karena perkembangan digital membutuhkan layanan yang prima dari provider.

"Revolusi teknologi digital telah membuka cakrawala baru yang penuh dengan kesempatan emas. Banyak potensi di Indonesia yang dapat dioptimalkan dengan revolusi teknologi digital," kata David Manurung.

Terkait booming teknologi digital, sedikitnya tiga kunci utama akan menjadi tantangan ke depan yakni kualitas, kecepatan, dan keamanan data. Ada banyak literatur dan riset independen yang memperlihatkan kondisi Indonesia masih terbilang tertinggal dalam ketiga kunci utama tersebut dibanding negara-negara lainnya.

"Meski kecepatan internet mobile download di Indonesia rata-rata naik menjadi mencapai 23,12 Mbps dari sebelumnya 21,96 Mbps, namun negara-negara lain tetap unggul dan RI cenderung tertinggal," kata David.

Baca Juga: Perlindungan Data Pengguna Aplikasi PeduliLindungi, Luhut Bilang Dijamin Aman

Kondisi kecepatan internet download Indonesia yang tertinggal dari negara-negara tetangga bisa jadi dapat menghambat aliran masuk investasi asing khususnya di sektor telekomunikasi.

Dalam konteks ini, industri telekomunikasi harus diperkuat dengan realitas bahwa service of quality harus terus dikedepankan. Sudah waktunya negeri ini mentransformasi mindset bahwa kualitas, kecepatan, dan keamanan data di sektor teknologi digital menjadi keniscayaan.

"Kunci agar Indonesia mampu memberikan layanan teknologi digital yang berkualitas, cepat dan aman adalah dengan menciptakan industri telekomunikasi yang sehat. Di sini diperlukan peran penting pemerintah sebagai regulator maupun peran masing-masing pelaku industri," tutur David Manurung.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Astranauts 2026, Akselerasi...
Astranauts 2026, Akselerasi Transformasi Digital dan Efisiensi untuk Perkuat Ekonomi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Rekomendasi
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved