Gara-gara Hartanya Ludes Rp50 Triliun, Miliarder Rusia Ini Mengutuk Putin
Kamis, 21 April 2022 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Kegeraman Tinkov sangat beralasan. Gara-gara invasi negaranya ke Ukraina dia harus kehilangan duit hingga puluhan triliun rupiah. Tinkov terpaksa kehilangan gelar "wong sugih" Forbes lantaran harga saham banknya anjlok hingga 90%.
Selain itu juga karena sanksi Pemerintah Inggris kepada Tinkov bersama dengan banyak orang Rusia lainnya yang diidentifikasi memiliki hubungan dekat dengan Kremlim. Tinkov sebelumnya membantah memiliki hubungan dekat dengan Presiden Putin atau Kremlin. Tinkov mengatakan 90% orang Rusia menentang perang di Ukraina.
Sebelum Rusia menyerbu Ukraina pada akhir Februari, kekayaan Tinkov diperkirakan lebih dari USD4,4 miliar atau Rp62,9 triliun (kurs Rp14.300). Nah saat ini kekayaan Tinkov merosot tinggal USD850 juta saja. Artinya, gara-gara perang Rusia duitnya ludes hampir Rp50 triliun lebih. Tak heran kalau Tinkov geram dengan kebijakan perang presidennya.
"Barat kolektif' yang terhormat, tolong beri Putin jalan keluar yang jelas untuk menyelamatkan wajahnya dan menghentikan pembantaian ini. Harap lebih rasional dan kemanusiaan," kata Tinkov.
Selain itu juga karena sanksi Pemerintah Inggris kepada Tinkov bersama dengan banyak orang Rusia lainnya yang diidentifikasi memiliki hubungan dekat dengan Kremlim. Tinkov sebelumnya membantah memiliki hubungan dekat dengan Presiden Putin atau Kremlin. Tinkov mengatakan 90% orang Rusia menentang perang di Ukraina.
Sebelum Rusia menyerbu Ukraina pada akhir Februari, kekayaan Tinkov diperkirakan lebih dari USD4,4 miliar atau Rp62,9 triliun (kurs Rp14.300). Nah saat ini kekayaan Tinkov merosot tinggal USD850 juta saja. Artinya, gara-gara perang Rusia duitnya ludes hampir Rp50 triliun lebih. Tak heran kalau Tinkov geram dengan kebijakan perang presidennya.
"Barat kolektif' yang terhormat, tolong beri Putin jalan keluar yang jelas untuk menyelamatkan wajahnya dan menghentikan pembantaian ini. Harap lebih rasional dan kemanusiaan," kata Tinkov.
Lihat Juga :