Erick Thohir Terus Kejar Target Keterwakilan Pemimpin Perempuan di BUMN

Kamis, 21 April 2022 - 18:45 WIB
loading...
Erick Thohir Terus Kejar Target Keterwakilan Pemimpin Perempuan di BUMN
Erick Thohir terus kejar target keterwakilan pemimpin perempuan di BUMN. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat representasi kepemimpinan perempuan di perusahaan pelat merah sudah mencapai 16%. Jumlah ini melebihi target Kementerian BUMN, yakni 15%.

Baca juga: Asa Erick Thohir Terhadap Pembentukan Holding BUMN Pertahanan

Pada 2023 mendatang, Erick memastikan realisasinya mencapai 25%. Penegasan Erick bertepatan dengan momentum Hari Kartini yang dirayakan pada 21 April 2022.

Erick mencatat pihaknya akan mengambil langkah intervensi baik dari sisi kebijakan ataupun program kerja yang mampu mendorong realisasi 25% keterwakilan perempuan di jajaran direksi perseroan negara.

"Artinya kami di BUMN sudah sangat mendorong, kita intervensi kebijakan, karena harus sampai 25% kepemimpinan perempuan di BUMN pada 2023. Percuma kita buka kesempatan tapi tidak ada yang diisi, karena itu saya sangat berharap target 25% tahun depan, nggak lama, ini harus berhasil," ungkap Erick saat ditemui di kawasan Telkom, Kamis (21/4/2022).



Erick meyakini kaum perempuan sebagai agen perubahan. Bahkan, keberadaan kaum hawa di internal perseroan negara dipandang mampu memberikan kemajuan yang berarti bagi bisnis perusahaan.

"Sebuah kenyataan bahwa memang perubahan banyak didorong oleh kaum wanita, karena itu saya berharap policy yang sudah kita lakukan diambil dan policy harus benar-benar dimanfaatkan untuk perubahan BUMN itu sendiri, dan berharap kontribusinya untuk Indonesia," ungkapnya.

Keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan BUMN menjadi agenda utama transformasi. Erick menilai, upaya ini untuk menciptakan kesetaraan gender.

Bahkan, dengan komposisi kepemimpinan yang seimbang antara laki-laki dan perempuan diyakini mampu menciptakan iklim perusahaan yang lebih baik.

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Bandara Soetta Diperkirakan 28-30 April

"Transformasi human capital, kita sudah menyejajarkan antara kementerian dan forum human capital Indonesia yang di bawah komunitas direksi BUMN. Dengan berdiri sejajar kita bisa berkolaborasi dengan baik," kata Erick.
(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1597 seconds (10.177#12.26)