Membangun Desa Mandiri dengan Digitalisasi, Ini Tantangannya

Jum'at, 22 April 2022 - 22:02 WIB
loading...
Membangun Desa Mandiri...
Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Menjadi Desa yang Mandiri dengan Digitalisasi yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Kamis (21/4/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Di era revolusi industri 4.0, teknologi digital menjadi salah satu modal utama yang dibutuhkan para pelaku industri untuk mengembangkan usaha atau bisnisnya.

Tak hanya di dunia industri atau bisnis, penggunaan teknologi digital telah meluas dan masuk ke sendi-sendi kehidupan masyarakat. Bahkan, digitalisasi juga didorong hingga tingkat desa dengan harapan dapat menjadikan desa tersebut maju dan mandiri.

Desa mandiri merupakan desa yang mampu mengatur dan membangun desanya dengan memaksimalkan potensi yang ada dan memaksimalkan kemampuan masyarakatnya, serta tidak tergantung pada bantuan pihak luar.

Baca juga: Dana Desa Dinilai Jadi Kunci Jokowi Tingkatkan Pembangunan di Daerah

Kita sudah masuk dalam revolusi industri 4.0, yang merupakan arah perubahan baru yang penting untuk menjadikan suatu desa sebagai objek dalam menjadikan desa tersebut menjadi desa mandiri dengan digitalisasi.

Digitalisasi merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan oleh suatu desa untuk memaksimalkan kemampuan yang ada di desa maupun kemampuan masyarakatnya. Sehingga, desa tersebut akan berkembang dan menjadi desa mandiri.

Anggota Komisi I DPR RI Slamet Ariyadi dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk “Menjadi Desa yang Mandiri dengan Digitalisasi” yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Kamis (21/4/2022) menyampaikan tips dalam membangun desa mandiri dengan digitalisasi.

“Kita perlu memberikan support moral kepada desa dan memberikan dorongan untuk menciptakan sumber daya manusia yang melek akan digital,” ujarnya, dikutip Jumat (22/4/2022).

Baca juga: Potensi Ekonomi Digital TembusRp2.095 Triliun, Sayang Dilewatkan Sektor Industri

Dia pun berharap melalui webinar tersebut para peserta yang hadir mampu menjadi penggerak untuk menciptakan digitalisasi di desa.

“Karena dampak tersebut dapat menjadikan wajah baru Indonesia untuk lebih maju menghadapi tantangan seperti pandemi,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A Pangarepan mengatakan, banyak hal positif yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan digitalisasi.

Namun, peningkatan penggunaan teknologi digital juga perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

“Tujuannya agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak, dan tepat guna,” tandasnya.

Sementara itu, Febri Wahyuni Sabrani selaku digitalpreneur menyoroti problematika yang masih terjadi dan dihadapi dalam pengembangan desa mandiri dengan digitalisasi ini.

Febri membeberkan problematika digitalisasi di Indonesia adalah kurangnya fasilitas pendukung di daerah 3T, jumlah pengguna internet yang begitu banyak tidak sebanding dengan kapasitas internet yang tersedia, dan terdapat 9.113 daerah dalam belum tersentuh jaringan 4G.

“Ini merupakan PR pemerintah untuk menyediakan akses internet di seluruh Indonesia,” tukasnya pada acara yang sama.



Slamet Ariyadi menambahkan, dalam mewujudkan desa mandiri dengan digitalisasi, sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa harus bisa memberdayakan digitalisasi.

Untuk itu, kaum milenial yang melek teknologi diharapkan dapat mengampanyekan gerakan digitalisasi ini hingga di tingkat desa.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Bea Cukai Luncurkan...
Bea Cukai Luncurkan Inisiatif Jaminan Nontunai Elektronik: Wujud Transformasi Digital dan Efisiensi Kepabeanan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Rekomendasi
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Berita Terkini
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved