Rusia Termasuk, Ini 5 Negara dengan Suku Bunga Acuan Tertinggi di Dunia

Minggu, 24 April 2022 - 05:52 WIB
loading...
A A A
Bank sentral Rusia akan mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga utamanya lebih lanjut pada pertemuan dewan mendatang. Sebelumnya, bank sentral Negeri Beruang Merah telah memangkas suku bunga acuannya menjadi 17%, dari sebelumnya di level 20%.

Gubernur bank sentral Rusia, Elvira Nabiullina mengatakan, tingginya suku bunga terjadi karena Rusia mencoba meminimalisir dampak sanksi Barat kepada Rusia akibat konflik dengan Ukraina, yang berujung pada menguatnya tantangan ekonomi ke depan.

Suku bunga acuan yang tinggi bakal membuat imbal hasil (yield) obligasi negara yang bersangkutan meningkat sehingga menarik investor global yang memborongnya dan secara bersamaan memperkuat nilai tukarnya.

Namun suku bunga yang tinggi juga memicu pengetatan likuiditas di sektor keuangan, yang bisa menekan sektor riil.

Kenaikan suku bunga darurat bank sentral Rusia menjadi 20% pada akhir Februari lalu turut membantu menstabilkan rubel dan mengatasi lonjakan inflasi. Bank sentral kemudian memangkas suku bunga menjadi 17% pada Rapat Dewan pada 8 April lalu.

"Kami akan mempertimbangkan kemungkinan pemangkasan lebih lanjut pada pertemuan mendatang," kata Nabiullina saat berbicara di majelis parlemen, Duma pada Kamis (21/4/2022) waktu setempat.

Sementara itu, inflasi di Rusia per Maret berada di level 17,6% dan berada di jalur untuk kembali meningkat menjadi 22% tahun ini. Di sisi lain, ekonomi Rusia diprediksi menyusut sebesar 9,2% pada 2022, menurut survei para ekonom yang dilakukan oleh bank sentral Rusia pada bulan ini.

Nabiullina memperingatkan bahwa Rusia yang sempat mengalami pertumbuhan ekonomi terkuat dalam 13 tahun terakhir pada 2021. Namun diprediksi akan mengalami perubahan struktural karena terbatasnya akses ke sistem keuangan global dan pembatasan perdagangan internasional sebagai bentuk dari sanksi Barat terhadap Rusia.

"Masalah bisa saja muncul meski ada produksi dengan tingkat lokalisasi yang tinggi, padahal sudah ada substitusi impor yang cukup tinggi," kata Nabiullina, dilansir dari Reuters.

Oleh karena itu, pihaknya sedang mencari penyesuaian pada kontrol valuta asingnya untuk menghindari situasi di mana nilai tukar Rubel menyimpang di pasar sekunder. Posisi suku bunga acuan bank sentral Rusia saat ini menjadi yang tertinggi kedua di dunia, setelah Argentina dan sebelum Turki.

3. Turki

Selain Argentina dan Rusia, suku bunga acuan tertinggi lainnya yakni Turki. Bank sentral Turki (Türkiye Cumhuriyet Merkez Bankası/TCMB) memang telah memangkas suku bunga acuannya sebesar 500 basis poin (bp) menjadi 14% pada bulan ini.

Sebelum dipangkas menjadi 14%, suku bunga acuan TCMB sempat menyentuh 20% dalam beberapa bulan terakhir tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved