Jokowi Larang Ekspor, Harga CPO Melejit Hampir 6%
Senin, 25 April 2022 - 12:00 WIB
loading...
Larangan ekspor CPO akan dimulai pada Kamis depan 28 April 2022. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penghentian pengiriman ekspor akan dimulai dari Kamis depan 28 April 2022, dan akan berlangsung sampai pemerintah menganggap masalah pasokan domestik dapat terselesaikan.
"Penghentian pengiriman minyak goreng dan bahan bakunya, yang banyak digunakan untuk beberapa produk mulai dari kue hingga kosmetik, dapat meningkatkan biaya bagi produsen makanan kemasan secara global," kata Analis Komoditas Phillip Nova, Avtar Sandu, dikutip dari Bloomberg, Senin (25/4/2022).
Baca Juga: Serikat Petani Kelapa Sawit Ungkap Siasat Perusahaan CPO Raih Cuan Besar
Langkah Indonesia dinilai dapat merugikan negara lain, kendati memiliki maksud untuk menurunkan harga minyak goreng di dalam negeri. Demikian kata Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani kepada Reuters, Jumat (22/4).
Avtar mengamati kenaikan harga CPO juga terjadi di tengah masalah pasokan minyak nabati lainnya. "Ini meninggalkan banyak pertanyaan yang belum terjawab terutama karena (kenaikan) datang pada saat minyak nabati lainnya seperti pasokan minyak bunga matahari menghadapi masalah karena situasi politik di wilayah Laut Hitam," tambahnya.
"Penghentian pengiriman minyak goreng dan bahan bakunya, yang banyak digunakan untuk beberapa produk mulai dari kue hingga kosmetik, dapat meningkatkan biaya bagi produsen makanan kemasan secara global," kata Analis Komoditas Phillip Nova, Avtar Sandu, dikutip dari Bloomberg, Senin (25/4/2022).
Baca Juga: Serikat Petani Kelapa Sawit Ungkap Siasat Perusahaan CPO Raih Cuan Besar
Langkah Indonesia dinilai dapat merugikan negara lain, kendati memiliki maksud untuk menurunkan harga minyak goreng di dalam negeri. Demikian kata Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani kepada Reuters, Jumat (22/4).
Avtar mengamati kenaikan harga CPO juga terjadi di tengah masalah pasokan minyak nabati lainnya. "Ini meninggalkan banyak pertanyaan yang belum terjawab terutama karena (kenaikan) datang pada saat minyak nabati lainnya seperti pasokan minyak bunga matahari menghadapi masalah karena situasi politik di wilayah Laut Hitam," tambahnya.
Lihat Juga :