Pasokan Gas Rusia Dihentikan, Polandia Ajak Jerman Ikut Larangan Impor Energi Moskow

Kamis, 28 April 2022 - 08:05 WIB
loading...
Pasokan Gas Rusia Dihentikan,...
Merespons pemutusan pasokan gas Rusia, Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz mengatakan, Moskow tidak bisa diandalkan sebagai mitra bisnis dalam bidang apapun. Foto/Dok
A A A
WARSAWA - Merespons pemutusan pasokan gas Rusia , Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz mengatakan, Moskow tidak bisa diandalkan sebagai mitra bisnis. Diterangkan sebenarnya Polandia telah berencana menghentikan ketergantungan terhadap gas Rusia pada akhir tahun ini.

"Penangguhan tersebut membuktikan Moskow bukan mitra yang dapat diandalkan dalam bisnis apapun," ucap Marcin Przydacz seperti dilansir BBC.

Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria

Lebih lanjut Ia mendesak, negara-negara Eropa lainnya seperti Jerman untuk mendukung larangan impor energi Rusia . Sambung dia menambahkan, Polandia sudah berencana menghentikan impor gas Rusia pada akhir tahun, ketika kontrak pasokan jangka panjangnya dengan Gazprom berakhir.

Perusahaan gas Polandia, yakni PGNiG mengatakan, penyimpanan gas bawah tanahnya hampir 80% penuh dan dengan mendekatnya musim panas, permintaan diproyeksi lebih rendah. Polandia juga memiliki sumber pasokan alternatif, termasuk terminal gas alam cair (LNG) di Swinoujscie.

Pada 1 Mei, sambungan pipa gas baru dengan Lituania juga akan dibuka yang akan memberikan Polandia akses gas dari terminal LNG Lituania.
Dan pipa baru yang mengirimkan gas dari Norwegia, yang dikenal sebagai "Pipa Baltik", mulai beroperasi pada bulan Oktober.

Ini akan mencapai kapasitas penuh pada akhir tahun dan dapat menggantikan semua pengiriman Rusia. Pemotongan pasokan gas tidak berarti Polandia bakal mengalami krisis.

Baca Juga: Pembalasan Rusia Datang: Pasokan Gas Polandia dan Bulgaria Distop

Dalam beberapa tahun terakhir, Polandia telah mengurangi ketergantungannya pada gas Rusia dan sekarang membeli LNG dari Qatar dan jaringan pipa menghubungkan negara itu ke pasar Eropa. Ditambah lagi musim dingin sudah berakhir, sehingga permintaan diyakini lebih rendah.

Tapi Gazprom memasok lebih dari setengah dari semua impor gas Polandia. Hal itu menjadi lubang besar untuk diisi. Dan Polandia bukan satu-satunya negara Uni Eropa yang sekarang berusaha untuk berhenti membeli energi Rusia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Rekomendasi
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Berita Terkini
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Infografis
Jerman akan Gelar Latihan...
Jerman akan Gelar Latihan Militer untuk Hadapi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved