Upaya Memicu Munculnya Para Pemimpin Milenial
Rabu, 27 April 2022 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Arga M. Nugraha selaku Sekretaris Umum BUMN Muda, yang juga Direktur Jaringan dan Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mengatakan di BRI, milenial sudah jadi mayoritas, yakni mencapai 83%. BRI juga memberikan porsi yang lebih besar bagi milenial.
"Kami punya berbagai inisiatif untuk milenial. Antara lain, inisiatif BYLI (BRILianN Young Leader indonesia). BRIlian adalah sebutan untuk para pekerja di BRI. Kami memberikan empowerment kepada mereka untuk menduduki posisi lebih tinggi dalam waktu yang lebih singkat,” katanya.
Gufron Syarif selaku CEO HAUS, yang juga salah satu pemenang IYBLA 2022 di kategori Young Entrepreneur Leader, bercerita, saat ingin lulus sarjana akutansi dari Universitas Padjajaran, ia tergelitik akan obrolan bersama teman-temannya, yang justru memilih ingin bekerja di perusahaan multinasoional maupun asing.
Baca juga: Nekad Melompat ke Sungai Deli saat Penggerebekan Narkoba, Pemuda Medan Ditemukan Tak Bernyawa
“Hal itu menggelitik saya, mengapa kita di Indonesia, ingin berkarya di perusahaan asing. Mengapa kita tidak bikin perusahaan sendiri yang bisa berkompetisi dengan perusahaan asing,” ucapnya.
Itulah yang mendorong Gufron harus melakukan sesuatu untuk membuktikan diri bahwa anak muda di Indonesia bisa menjadi pemain di negeri sendiri, dengan mambangun perusahaan yang besar dan membanggakan, bahkan bisa bersaing scara sehat dengan perusahaan asing.
"Kami punya berbagai inisiatif untuk milenial. Antara lain, inisiatif BYLI (BRILianN Young Leader indonesia). BRIlian adalah sebutan untuk para pekerja di BRI. Kami memberikan empowerment kepada mereka untuk menduduki posisi lebih tinggi dalam waktu yang lebih singkat,” katanya.
Gufron Syarif selaku CEO HAUS, yang juga salah satu pemenang IYBLA 2022 di kategori Young Entrepreneur Leader, bercerita, saat ingin lulus sarjana akutansi dari Universitas Padjajaran, ia tergelitik akan obrolan bersama teman-temannya, yang justru memilih ingin bekerja di perusahaan multinasoional maupun asing.
Baca juga: Nekad Melompat ke Sungai Deli saat Penggerebekan Narkoba, Pemuda Medan Ditemukan Tak Bernyawa
“Hal itu menggelitik saya, mengapa kita di Indonesia, ingin berkarya di perusahaan asing. Mengapa kita tidak bikin perusahaan sendiri yang bisa berkompetisi dengan perusahaan asing,” ucapnya.
Itulah yang mendorong Gufron harus melakukan sesuatu untuk membuktikan diri bahwa anak muda di Indonesia bisa menjadi pemain di negeri sendiri, dengan mambangun perusahaan yang besar dan membanggakan, bahkan bisa bersaing scara sehat dengan perusahaan asing.
(uka)
Lihat Juga :