Uni Eropa Akui Sanksi Ekonomi Atas Rusia Tak Berhasil

Kamis, 28 April 2022 - 14:26 WIB
loading...
Uni Eropa Akui Sanksi...
Uni Eropa mengakui bahwa Rusia mampu mengatasi sanksi ekonomi yang diberikan pihak Barat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki pada hari Rabu (27/4) mengakui keberhasilan Rusia dalam mengatasi sanksi Barat. Morawiecki secara terang-terangan mengungkapkan penyesalannya tentang fakta tersebut.

"Sejauh ini, kami melihat bahwa Rusia, sayangnya, mengatasi sanksi dengan baik," katanya seperti dikutip dari RT.com, Kamis (28/4/2022). Dia menambahkan bahwa untuk memperbaiki situasi ini, Warsawa akan berupaya mengembangkan sanksi baru.

Baca Juga: Sanksi Rusia Bisa Menggerus Dominasi Dolar AS, Direktur IMF Memperingatkan

Sementara, Moskow pun telah mengkonfirmasi kegagalan rencana negara-negara tidak bersahabat untuk "mencekik Rusia secara ekonomi."

"Selangkah demi selangkah, menggunakan segala macam dalih, kadang-kadang tanpa dalih apa pun, mereka memperkenalkan sanksi baru," kata Presiden Rusia Vladimir Putin Rabu lalu. Putin menambahkan bahwa Moskow berhasil menangkis serangan sanksi, bertahan, dan tidak runtuh.

Putin menambahkan, Rusia akan menanggapi sanksi yang kasar dan seringkali canggung dengan keterbukaan yang lebih besar terhadap kewirausahaan, kemitraan yang jujur, rasa hormat, dan perlindungan yang dapat diandalkan dari pemilik bisnis dan investor.

Baca Juga: China Desak AS Cabut Sanksi Rusia untuk Selesaikan Konflik di Ukraina

Presiden Rusia itu juga menginstruksikan pemerintah untuk terus bekerja pada langkah-langkah anti-krisis dan memperkuat kontrol, memastikan kelancaran operasi pasar domestik.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan bahwa UE sedang bekerja secara intensif pada rencana baru untuk menghantam Moskow.

"Paket sanksi keenam akan datang pada waktunya. Kami sedang mengerjakannya secara intensif," kata von der Leyen. "Kami bekerja keras tidak hanya untuk menyingkirkan batu bara, seperti yang telah kami lakukan, tetapi juga kami sedang mengerjakan topik minyak," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved