Soal Tiket Rp9,6 Juta Jakarta-Aceh, Ini Penjelasan Lion Air

Sabtu, 30 April 2022 - 11:35 WIB
loading...
Soal Tiket Rp9,6 Juta Jakarta-Aceh, Ini Penjelasan Lion Air
Lion Air Group memberikan penjelasan terkait harga tiket pesawat sekali jalan Jakarta-Aceh yang dinilai sangat mahal oleh calon penumpang. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pasca ramainya pemberitaan tentang tarif tiket pesawat udara satu kali jalan (one way) Rp9,6 juta rute Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) tujuan Banda Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar (BTJ), Lion Air Group memberikan penjelasan. Lion Air menegaskan bahwa pemberlakuan tarif masih sesuai dengan koridor ketentuan yang berlaku.

"Sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa liburan dan Lebaran 2022, Batik Air mengoperasikan penerbangan reguler dan menambah penerbangan (extra flight) nonstop (tanpa henti) Jakarta ke Banda Aceh, namun semua kursi layanan penerbangan dimaksud sudah terjual habis (sold out)," papar perusahaan dalam keterangan resminya, Sabtu (30/4/2022).

Baca Juga: Pertama Sejak Pandemi, Pergerakan Pesawat di Bandara Soetta Lampaui 1.000 Flight

Dalam kondisi tersebut, jelasnya, sistem memberikan alternatif kepada calon penumpang untuk dapat menuju Banda Aceh dengan transit dan transfer (singgah dan ganti pesawat) menggunakan maskapai lain melalui BandaraInternasional Kualanamu. Jakart-Kualanamu dengan maskapai Batik Air (transit) Kualanamu-Banda Aceh dilanjutkan dengan connecting flight maskapai Wings Air (transfer).

Soal Tiket Rp9,6 Juta Jakarta-Aceh, Ini Penjelasan Lion Air


Dijelaskan bahwa penerbangan transit dan transfer merupakan kombinasi (multiple flight and multiple airport) layanan penerbangan dari maskapai sendiri atau bersama maskapai lain. Pada penerbangan Batik Air, jika harga tiket kelas ekonomi habis terjual dan masih tersedia kelas bisnis maka akan terjadi kombinasi harga kelas bisnis dengan kelas ekonomi maskapai lain.

"Hal tersebut secara otomatis akan memunculkan harga jual total tiket dari keseluruhan sektor transit menjadi satu informasi harga tiket yang harus dibeli/ dibayar oleh pemesan (calon penumpang)," ungkap perusahaan dalam penjelasannya.

Baca Juga: Pulang Kampung, Joko Suranto Crazy Rich asal Grobogan Disambut Layaknya Presiden

Karena itu, Lion Air Group mengimbau kepada seluruh calon pengguna jasa layanan penerbangan dalam menghadapi musim ramai (peak season) pada periode liburan dan Lebaran 2022 agar mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal. Calon penumpang juga diminta bijaksana, teliti, lebih memahami dalam memahami informasi ketika melakukan pembelian tiket pesawat.

"Misal, penjualan dari www.lionair.co.id apabila ketersediaan kursi untuk penerbangan langsung tertera: N/A (not available atau tidak tersedia) dan sold uut (terjual habis), maka sistem pada mesin pencari pada website, aplikasi, tour and travel, ticketing office, call center akan menawarkan alternatif sehingga muncul/menampilkan pilihan baru rute lain sebagai solusi agar pemesan bisa sampai di tujuan melalui transit dan transfer-singgah di bandar udara tertentu sesuai rekomendasi sistem," jelasnya.
(fai)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1427 seconds (11.210#12.26)