Biaya Penanganan Covid-19 Rp695,2 Triliun, APBN Dipastikan Kredibel
Minggu, 21 Juni 2020 - 06:10 WIB
loading...
APBN 2020 dipastikan disusun dan diimplementasikan secara kredibel, transparan, dan akuntabel, serta diabdikan untuk kepentingan rakyat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus menyiapkan dan menjalankan langkah-langkah penanganan dampak pandemi Covid-19 secara komprehensif. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk menangani dampak kesehatan, jamian sosial, dan stimulus dunia usaha, Pemerintah berencana melakukan penyesuaian biaya penanganan covid-19 menjadi Rp695,2 triliun, meningkat dari rencana sebelumnya sebesar Rp677 triliun.
(Baca Juga: Anggaran Penanganan Covid-19 Membengkak Jadi Rp695,2 Triliun )
Rinciannya sebesar Rp87,55 Triliun untuk anggaran kesehatan, anggaran perlindungan sosial Rp203,9 Triliun, insentif usaha sebesar Rp 120,61 Triliun, sebesar Rp123,46 Triliun disiapkan untuk sektor UMKM, pembiayaan korporasi menjadi Rp53,57 Triliun, dan untuk dukungan sektoral K/L dan Pemda sebesar Rp106,11 Triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan, terus berkomitmen mencermati setiap perubahan yang terjadi, menyerap dan mendengarkan aspirasi publik, dan mendiskusikan rencana dan langkah-langkah yang akan diambil dengan seluruh pemangku kepentingan.
"APBN 2020 dipastikan disusun dan diimplementasikan secara kredibel, transparan, dan akuntabel, serta diabdikan untuk kepentingan rakyat," kata Sri Mulyani di Jakarta.
(Baca Juga: Anggaran Penanganan Covid-19 Membengkak Jadi Rp695,2 Triliun )
Rinciannya sebesar Rp87,55 Triliun untuk anggaran kesehatan, anggaran perlindungan sosial Rp203,9 Triliun, insentif usaha sebesar Rp 120,61 Triliun, sebesar Rp123,46 Triliun disiapkan untuk sektor UMKM, pembiayaan korporasi menjadi Rp53,57 Triliun, dan untuk dukungan sektoral K/L dan Pemda sebesar Rp106,11 Triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan, terus berkomitmen mencermati setiap perubahan yang terjadi, menyerap dan mendengarkan aspirasi publik, dan mendiskusikan rencana dan langkah-langkah yang akan diambil dengan seluruh pemangku kepentingan.
"APBN 2020 dipastikan disusun dan diimplementasikan secara kredibel, transparan, dan akuntabel, serta diabdikan untuk kepentingan rakyat," kata Sri Mulyani di Jakarta.
Lihat Juga :