Wall Street Ditutup Anjlok Saat Indeks S&P di Level Terendah Sejak Maret 2021
Selasa, 10 Mei 2022 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Investor khawatir tentang seberapa agresif Federal Reserve atau The Fed dalam menjinakkan inflasi. Bank sentral Amerika Serikat (AS) pekan lalu menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin. Patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun mencapai level tertinggi sejak November 2018 sebelum turun pada hari Senin.
Kepala strategi pasar global di Invesco New York, Kristina Hooper mengatakan, market sedang mencerna awal kembalinya lingkungan kebijakan moneter yang lebih normal. "Bergerak lebih agresif (pada tingkat) meningkatkan ancaman resesi , terutama dengan semua komplikasi ini - inflasi tinggi, invasi Rusia ke Ukraina, gangguan rantai pasokan terkait COVID," katanya.
Investor juga khawatir tentang perlambatan ekonomi di China menyusul meningkatnya kasus virus corona baru-baru ini. S&P 500 sudah turun 16,3% sepanjang tahun ini. Di antara yang paling terpukul dalam aksi jual baru-baru ini adalah saham teknologi dan pertumbuhan, yang penilaiannya lebih bergantung pada arus kas masa depan.
Baca Juga: Usai Lebaran Memerah, IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.909
Semua sektor S&P 500 berakhir lebih rendah pada hari Senin kecuali untuk kebutuhan pokok konsumen, yang naik 0,1%. Sektor energi turun 8,3% karena harga minyak turun. Indeks pertumbuhan S&P 500 turun 3,9% hari ini, sedangkan indeks nilai S&P 500 turun 2,5%.
Kepala strategi pasar global di Invesco New York, Kristina Hooper mengatakan, market sedang mencerna awal kembalinya lingkungan kebijakan moneter yang lebih normal. "Bergerak lebih agresif (pada tingkat) meningkatkan ancaman resesi , terutama dengan semua komplikasi ini - inflasi tinggi, invasi Rusia ke Ukraina, gangguan rantai pasokan terkait COVID," katanya.
Investor juga khawatir tentang perlambatan ekonomi di China menyusul meningkatnya kasus virus corona baru-baru ini. S&P 500 sudah turun 16,3% sepanjang tahun ini. Di antara yang paling terpukul dalam aksi jual baru-baru ini adalah saham teknologi dan pertumbuhan, yang penilaiannya lebih bergantung pada arus kas masa depan.
Baca Juga: Usai Lebaran Memerah, IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.909
Semua sektor S&P 500 berakhir lebih rendah pada hari Senin kecuali untuk kebutuhan pokok konsumen, yang naik 0,1%. Sektor energi turun 8,3% karena harga minyak turun. Indeks pertumbuhan S&P 500 turun 3,9% hari ini, sedangkan indeks nilai S&P 500 turun 2,5%.
Lihat Juga :