PM Italia Bocorkan Fakta Terbaru: Mayoritas Importir Gas Rusia Membuka Rekening dengan Rubel

Kamis, 12 Mei 2022 - 17:46 WIB
loading...
PM Italia Bocorkan Fakta...
Perdana Menteri Italia, Mario Draghi mengungkapkan fakta seputar perusahaan-perusahaan Eropa yang bisa membayar gas Rusia dengan mata uang Rubel tanpa melanggar sanksi. Foto/Dok
A A A
ROMA - Perdana Menteri Italia , Mario Draghi mengatakan, perusahaan-perusahaan Eropa bisa membayar gas Rusia dengan mata uang Rubel tanpa melanggar sanksi. Tampaknya Italia mengabaikan aturan Uni Eropa yang mengatakan sebaliknya.

Seperti diketahui perusahaan-perusahaan Eropa tengah berjuang selama berminggu-minggu untuk mencari tahu bagaimana mereka dapat memenuhi permintaan Rusia untuk melakukan pembayaran dengan Rubel dan menjaga agar gas tetap mengalir tanpa melanggar sanksi yang dirancang untuk menghukum Moskow atas perang melawan Ukraina.

Baca Juga: Bayar Rusia, Importir Gas Alam Terbesar di Jerman Buka Rekening Gazprombank

Pejabat Uni Eropa mengatakan, perusahaan harus tetap membayar dengan euro, dan membuka rekening bank Rubel akan melanggar aturan. Namun UE belum mengeluarkan instruksi tertulis secara rinci tentang bagaimana perusahaan harus membayar Gazprom PJSC.

“Tidak ada pernyataan resmi tentang apa artinya melanggar sanksi,” kata Draghi saat konferensi pers pada hari Rabu seperti dilansir Bloomberg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Berita Terkini
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved