Dukung Ekonomi Hijau, BNI Luncurkan Green Bond Pertama
Jum'at, 13 Mei 2022 - 13:42 WIB
loading...
Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT BNI Sekuritas (BNIS) berperan sebagai Joint Lead Underwriter (JLU) untuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dalam melakukan penawaran obligasi berwawasan lingkungan (Green Bond) I tahun 2022 dengan target dana mencapai Rp5 triliun. Obligasi hijau ini dinilai dapat menjadi alternatif investasi bagi investor yang memperhatikan lingkungan.
Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengatakan, penerbitan Green Bond ini merupakan sebuah pencapaian bagi industri pasar modal dan perbankan di Indonesia. Pasalnya, industri Green Bond ini merupakan penerbitan Green Bond berdominasi Rupiah pertama di Pasar Modal Indonesia oleh emiten perbankan.
Surat utang ini rencananya akan diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan penawaran awal 11-25 Mei 2022, tanggal efektif pada 10 Juni 2022 dan masa penawaran umum pada 14-16 Juni 2022, sementara tanggal pencatatan di BEI pada 22 Juni 2022.
“Melalui penerbitan Green Bond ini, Bank BNI menunjukan komitmen yang tinggi untuk mendukung kebijakan pemerintah dan regulator pasar modal Indonesia dalam mengembangkan green economy dan sustainable banking di Indonesia,” kata Agung melalui keterangan resmi, Jumat (13/5/2022).
Baca juga: Ekonomi Mulai Pulih, BNI Sasar Downstream Sector
BNI menargetkan perolehan dana segar dari obligasi Green Bond I sebesar Rp5 triliun dengan seri yang ditawarkan Seri A, B dan C, dengan nilai emisi dan tingkat suku bunga yang akan diumumkan kemudian. Adapun masing-masing tenor memiliki tenor yakni 3, 5, 7 tahun sejak tanggal emisi.
Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengatakan, penerbitan Green Bond ini merupakan sebuah pencapaian bagi industri pasar modal dan perbankan di Indonesia. Pasalnya, industri Green Bond ini merupakan penerbitan Green Bond berdominasi Rupiah pertama di Pasar Modal Indonesia oleh emiten perbankan.
Surat utang ini rencananya akan diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan penawaran awal 11-25 Mei 2022, tanggal efektif pada 10 Juni 2022 dan masa penawaran umum pada 14-16 Juni 2022, sementara tanggal pencatatan di BEI pada 22 Juni 2022.
“Melalui penerbitan Green Bond ini, Bank BNI menunjukan komitmen yang tinggi untuk mendukung kebijakan pemerintah dan regulator pasar modal Indonesia dalam mengembangkan green economy dan sustainable banking di Indonesia,” kata Agung melalui keterangan resmi, Jumat (13/5/2022).
Baca juga: Ekonomi Mulai Pulih, BNI Sasar Downstream Sector
BNI menargetkan perolehan dana segar dari obligasi Green Bond I sebesar Rp5 triliun dengan seri yang ditawarkan Seri A, B dan C, dengan nilai emisi dan tingkat suku bunga yang akan diumumkan kemudian. Adapun masing-masing tenor memiliki tenor yakni 3, 5, 7 tahun sejak tanggal emisi.
Lihat Juga :