Rusia Mulai Batasi Pasokan Gas ke Jerman, Peringatan untuk Eropa

Sabtu, 14 Mei 2022 - 02:46 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Bayar Rusia, Importir Gas Alam Terbesar di Jerman Buka Rekening Gazprombank

Bahan bakar juga penting untuk memanaskan rumah-rumah dan proses industri di sektor bahan kimia dan farmasi. Moskow telah melarang transaksi dengan Gazprom Germania dan berbagai anak perusahaannya yang sekarang berada di bawah kendali regulator energi Jerman.

Termasuk juga pemasok energi Wingas GmbH, bisnis penyimpanan gas Eropa, kepanjangan tangan perdagangan Gazprom dan EuRoPol Gaz yang berbasis di London, pemilik bagian Polandia dari pipa Yamal-Eropa yang menghubungkan Rusia ke Jerman.

Jerman pada bulan lalu untuk sementara mengambil alih Gazprom Germania. Sebagian besar perusahaan kelompok itu berada di bawah tekanan setelah klien dan mitra bisnis menolak untuk melakukan bisnis dengan mereka setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Kondisi tersebyr meningkatkan prospek bahwa pemilik infrastruktur energi utama Eropa tidak akan bertahan. "Kami memantau situasi dengan cermat. Energi dapat digunakan dengan kuat dalam konflik ekonomi," katanya kepada anggota parlemen Kamis pagi, waktu setempat.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Infografis
Jerman Kehabisan Senjata...
Jerman Kehabisan Senjata untuk Dipasok ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved