Setelah Lebih dari 3 Dekade, McDonald's Akhirnya Tinggalkan Rusia

Senin, 16 Mei 2022 - 19:41 WIB
loading...
Setelah Lebih dari 3...
Logo McDonalds terlihat di jendela dengan bayangan menara Kremlin di Sentral Moskow, Rusia, Maret lalu. Foto: REUTERS/Maxim Shemetov
A A A
JAKARTA - McDonald's Corp menyatakan akan menjual semua restorannya di Rusia setelah lebih dari 30 tahun beroperasi di negara tersebut. Hal ini menjadikannya salah satu merek global terbesar yang keluar sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Perusahaan mengharapkan untuk mencatat biaya non-tunai sebesar USD1,2 miliar hingga USD1,4 miliar setelah penjualan. Tahun lalu, itu menghasilkan sekitar 9%, atau USD2 miliar, dari pendapatannya dari Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: McDonald's dan Starbucks Tutup Sementara Semua Gerai di Rusia

Rantai restoran burger terbesar di dunia itu pada bulan Maret lalu memutuskan untuk menutup 847 restorannya di Rusia, termasuk lokasi Pushkin Square yang ikonik di pusat kota Moskow.

Dibuka pada tahun 1990, toko itu adalah simbol kapitalisme Amerika yang berkembang di bara api Uni Soviet yang sekarat. Lebih dari 5.000 orang menghadiri pembukaan tersebut.

Sejak McDonald's menutup tokonya di Rusia, McDonald's telah kehilangan sekitar USD55 juta per bulan untuk membayar staf, pemilik lahan, dan pemasok untuk restorannya di Ukraina dan Rusia.

"Tidak mungkin untuk mengabaikan krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang di Ukraina. Dan tidak mungkin membayangkan Lengkungan Emas mewakili harapan dan janji yang sama yang membawa kami memasuki pasar Rusia 32 tahun lalu," kata Chief Executive Officer Chris Kempczinski dalam surat kepada karyawan, seperti dilansir Reuters, Senin (16/5/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Rekomendasi
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved