Rapid Test Massal, Bisnis Anyar yang Menggiurkan

Senin, 22 Juni 2020 - 11:06 WIB
loading...
Rapid Test Massal, Bisnis...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menggalakkan rapid test masal untuk melakukan deteksi awal terhadap masyarakat yang memiliki gejala virus Corona (Covid-19). Nah ternyata, rapid test ini tidak semuanya tercover anggaran pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan .

Pasalnya, anggaran yang diberikan pemerintah hanya kepada rumah sakit yang ditunjuk resmi dalam menangangani dan menjalankan rapid test massal. Hal itu telah dilakukan oleh beberapa rumah sakit swasta yang menghadirkan tes rapid massal.

"Jadi ini bisa menjadi bisnis baru untuk para pedagang rapid test, karena akan meningkatkan permintaan alat rapid test," ujar Ketua Gabunga Perusahaan Farmasi Vincent Harjanto saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Dia pun melanjutkan, produsen rapid test di luar negeri juga sudah banyak sekali. Hal ini tentu akan semakin memurahkan pembelian produk alat rapid test.

"Karena banyak jadi harga produk impornya sekitar USD3-4 (atau di bawah Rp60 ribu, kurs Rp14.000)," katanya. ( Baca:Rapid Test Harus Bayar, KH Cholil Nafis: Kemana Uang Triliunan Rupiah Itu?)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mulai 1 Januari 2022...
Mulai 1 Januari 2022 Tes Antigen di Stasiun Hanya Rp35.000
Fantastis, Berikut Daftar...
Fantastis, Berikut Daftar Negara dengan Anggaran Covid Terbesar di Dunia
Syarat Naik Pesawat...
Syarat Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Alvin Lie: Diskriminatif
Tarif Uji Validitas...
Tarif Uji Validitas Tes Antigen Rp649 Ribu dan Bebas PNBP
Aturan Liburan Terbit,...
Aturan Liburan Terbit, Tes PCR dan Rapid Tes Antigen Wajib Kecuali di Bawah 12 Tahun
Rapid Test Antigen Hanya...
Rapid Test Antigen Hanya untuk Pesawat dan Kereta, Ketua YLKI: Diskriminasi!
Tes Antigen di Stasiun...
Tes Antigen di Stasiun Turun, Simak Ketentuan dan Jam Operasionalnya
Antigen Dinilai Tak...
Antigen Dinilai Tak Mampu Deteksi Varian Omicron, Begini Kata Epidemiolog
Asyik! Naik Kereta Jarak...
Asyik! Naik Kereta Jarak Jauh dari Stasiun di Jateng Cukup Gunakan Rapid Antigen
Rekomendasi
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved