Kolaborasi, Bank Jago Salurkan Kredit Modal Kerja ke Carsome Indonesia
Jum'at, 20 Mei 2022 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
"Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Kami tentu berharap kerja sama ini dapat mempercepat perkembangan usaha Bank Jago ke depan dengan tetap menjaga risiko yang terkendali," tuturnya.
Baca Juga: Fahri Hamzah: Kalau UAS Jadi Presiden, Pusing Lu
Sonny menambahkan, kolaborasi Bank Jago dan Carsome merupakan tahap awal karena Bank Jago sedang merencanakan berbagai kolaborasi lain dengan ekosistem digital Carsome Indonesia. Beberapa rencana yang disiapkan adalah kolaborasi pembiayaan dealer mobil bekas yang tergabung dalam ekosistem Carsome Indonesia serta kolaborasi pembiayaan kepada pembeli mobil bekas (end user) di platform e-commerce Carsome Indonesia.
Sampai dengan Maret 2022, Bank Jago telah menjalin kolaborasi dengan lebih dari 32 institusi. Salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan adalah partnership lending dengan fintech lending, multifinance, dan institusi keuangan digital lainnya.
Partnership lending ini mendorong kredit dan pembiayaan syariah Bank Jago tumbuh 376% dalam setahun hingga mencapai Rp6,14 triliun pada akhir kuartal I-2022. Pola partnership lending ini mendorong Bank Jago untuk ekspansif tetapi tetap menjaga risiko yang terkendali. Hal ini, kata dia, tercermin pada rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross terjaga di level 1,5% dan NPL nett berada di level 0,4% pada akhir kuartal I-2022.
Baca Juga: Fahri Hamzah: Kalau UAS Jadi Presiden, Pusing Lu
Sonny menambahkan, kolaborasi Bank Jago dan Carsome merupakan tahap awal karena Bank Jago sedang merencanakan berbagai kolaborasi lain dengan ekosistem digital Carsome Indonesia. Beberapa rencana yang disiapkan adalah kolaborasi pembiayaan dealer mobil bekas yang tergabung dalam ekosistem Carsome Indonesia serta kolaborasi pembiayaan kepada pembeli mobil bekas (end user) di platform e-commerce Carsome Indonesia.
Sampai dengan Maret 2022, Bank Jago telah menjalin kolaborasi dengan lebih dari 32 institusi. Salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan adalah partnership lending dengan fintech lending, multifinance, dan institusi keuangan digital lainnya.
Partnership lending ini mendorong kredit dan pembiayaan syariah Bank Jago tumbuh 376% dalam setahun hingga mencapai Rp6,14 triliun pada akhir kuartal I-2022. Pola partnership lending ini mendorong Bank Jago untuk ekspansif tetapi tetap menjaga risiko yang terkendali. Hal ini, kata dia, tercermin pada rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross terjaga di level 1,5% dan NPL nett berada di level 0,4% pada akhir kuartal I-2022.
(fai)
Lihat Juga :