Ini Sumber Kekayaan Profesor Paling Tajir di Indonesia: Punya Harta Rp34 Triliun

Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:10 WIB
loading...
A A A
Dari situlah Tahir mendapatkan ide untuk meng-kapitalisasi produk impor guna membantu biaya sekolahnya. Dia pun memulai menggeluti bisnis garmen dengan serius.



Dari garmen, pelan tapi pasti, Tahir mulai memasuki bidang bisnis lain, seperti keuangan. Diawali dari Mayapada Group yang didirikannya pada tahun 1986, bisnisnya merambat dari dealer mobil, garmen, perbankan, sampai di bidang kesehatan. Tahun 1990 Bank Mayapada menjelma menjadi salah satu bisnis andalannya.

Tahir tak cuma pebisnis belaka, tapi juga sosok yang "menggilai" pendidikan. Saat usia 35 tahun, ia berkesempatan menyelesaikan pendidikan keuangan di Golden Gates University, California, Amerika Serikat. Kecintaannya pada dunia pendidikan didedasikan dengan berbagai kegiatan dan donasi.

Tak ayal, sejumlah kampus di dunia melihat kontribusi besar dari seorang Tahir. Mereka pun tergugah dengan memberikan "apresiasi" untuk bidang pendidikan. Tahir menerima gelar profesor dari Lingnan College, Sun Yat-Sen University untuk periode Oktober 2011 hingga September 2014. Pada tahun 2011 Tahir mendapatkan penghargaan Chancellor's Citation dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Tahir juga tercatat sebagai orang Asia pertama yang menjadi anggota Wali Amanat University of California (UC) Berkeley, AS.

Tahir sedikitnya menyabet sejumlah gelar doktor kehormatan dari National Taiwan University, Universitas Cambodia, Universitas Gadjah Mada, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Andalas.

Dato Sri Prof. Dr Tahir saat ini masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia, bahkan dunia. Profesor pengusaha ini, berdasarkan Forbes realtime networth, memiliki kekayaan sebesar USD2,4 miliar, atau sekitar Rp34,3 triliun (kurs Rp14.300). Jumlah kekayaannya itu bersumber dari sejumlah bisnisnya, yaitu:

1. Bank Mayapada

Di Bank Mayapada, Dato Sri Prof. Dr Tahir duduk sebagai presiden komisaris. Kepemilikan Tahir dan keluarga di bank yang didirikan pada 1990 ini sekitar 34,51%. Tahun lalu Bank Mayapada mencatatkan laba sebesar Rp26,14 miliar, turun siginifikan dibanding tahun 2020 yang sebesar Rp208,2 miliar. Aset Bank Mayapada tercata sebesar Rp114,6 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tabungan Orang Kaya...
Tabungan Orang Kaya Kuasai 57,69% Dana di Bank, Kelas Bawah dan Menengah Seret
Purbaya Bongkar Orang...
Purbaya Bongkar Orang Super Kaya RI Masih Dapat Subsidi
Ekonomi Lesu tapi Jumlah...
Ekonomi Lesu tapi Jumlah Crazy Rich RI Tumbuh Pesat, Ini Buktinya
Dukung Family Office,...
Dukung Family Office, Purbaya: Syaratnya Tak Libatkan APBN dan Perkuat Devisa
Balasan Luhut ke Purbaya...
Balasan Luhut ke Purbaya Soal Ogah Biayai Family Office
3 Family Office Terbesar...
3 Family Office Terbesar di Dunia, Kelola Aset Miliaran Dolar
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Prabowo Tak Paksa Anak...
Prabowo Tak Paksa Anak Orang Kaya yang Tidak Butuh MBG
Saat Perang Iran dan...
Saat Perang Iran dan Krisis Global, 89 Miliarder Baru Muncul Setiap Hari
Rekomendasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved