Yeay! Sekarang Kongkow di Kafe Jadi Lebih Meriah

Selasa, 24 Mei 2022 - 09:19 WIB
loading...
Yeay! Sekarang Kongkow di Kafe Jadi Lebih Meriah
Jumlag pengunjung kafe sekarang boleh full. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wilayah aglomerasi Jabodetabek mengalami penurunan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ) menjadi level 1. Kebijakan itu tertuang dalam Inmendagri No. 26 Tahun 2022 yang mengatur PPKM Jawa Bali. PPKM Jawa Bali pun kembali diperpanjang hingga tanggal 6 Juni 2022.

Baca juga: Jabodetabek PPKM Level 1, Pasar dan Supermarket Beroperasi Kapasitas 100%

Dalam Inmendagri tersebut, pada wilayah PPKM level 1 diatur bahwa warung makan atau warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan maksimal pengunjung 100%.

"Dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat dengan maksimal pengunjung makan 100% dari kapasitas yang pengaturan teknis diatur oleh pemerintah daerah," bunyi Inmendagri tersebut.

Untuk, restoran atau rumah makan dan juga kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung/toko atau area terbuka baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat dengan kapasitas maksimal 100%.



Dan pihak resto atau kafe wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Sedangkan, untuk restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat dan jam operasional pukul 18.00 sampai dengan maksimal pukul 02.00 waktu setempat. Dengan kapasitas maksimal 100%.

Baca juga: Weibo dan Douyin Blokir Akun Elon Musk Asal China

Dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai serta hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.
(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1239 seconds (11.252#12.26)