Gegara Kebijakan Senangkan Rakyat, Sri Lanka Tuai Malapetaka
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
Jabatan menteri keuangan yang masih kosong juga menjadi penyebab krisis semakin parah mengingat kekosongan itu menjadi penghambat negosiasi dengan IMF terkait bailout. Dikutip dari beberapa sumber oleh MPI, beberapa legislator lain dari partai presiden, yaitu Sri Lanka Podujana Peremuna (SLPP) menolak untuk menempati posisi menteri keuangan, diketahui setidaknya empat orang parlemen menolak untuk menjadi menteri.
Keadaan sulit ini membuat Sri Lanka berharap besar kepada masyarakatnya yang berada di luar negeri. Pasalnya, setelah menyatakan bangkrut, Sri Lanka mendesak warganya di laur negeri untuk mengirimkan uang demi membantu membeli kebutuhan pokok dan bahan bakar.
Baca juga: Istighfar Mengundang Kasih Sayang Allah, Begini Doa Sayyidul Istighfar
Pada 16 Mei lalu Sri Lanka kehabisan stok bensin dan mengaku tidak memiliki uang untuk mengimpor. Hingga saat ini situasi perekonomian Sri Lanka tak kunjung membaik.
Keadaan sulit ini membuat Sri Lanka berharap besar kepada masyarakatnya yang berada di luar negeri. Pasalnya, setelah menyatakan bangkrut, Sri Lanka mendesak warganya di laur negeri untuk mengirimkan uang demi membantu membeli kebutuhan pokok dan bahan bakar.
Baca juga: Istighfar Mengundang Kasih Sayang Allah, Begini Doa Sayyidul Istighfar
Pada 16 Mei lalu Sri Lanka kehabisan stok bensin dan mengaku tidak memiliki uang untuk mengimpor. Hingga saat ini situasi perekonomian Sri Lanka tak kunjung membaik.
(uka)
Lihat Juga :