KreditPro Gandeng eFishery Dukung Budidaya Perikanan di Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 - 11:38 WIB
loading...
KreditPro Gandeng eFishery...
Platform P2P lending dari Digiasia Bios, KreditPro bekerja sama dengan pioneer startup perikanan budidaya di Indonesia, eFishery.
A A A
JAKARTA - Platform P2P lending dari Digiasia Bios, KreditPro bekerja sama dengan pioneer startup perikanan budidaya di Indonesia, eFishery. Kolaborasi iniuntukmengoptimalkan layanan digital demi memacu efektivitas penyaluran kredit kepada pembudidaya di Indonesia.

Kinerja positif pada kuartal I/2022 di sektor perikanan yang surplus USD1,39 miliar atau meningkat 21,78% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini diakui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) adalah hasil dari berjalannya program-program unggulan pemerintah.

Salah satunya adalah program pemberdayaan UMKM melalui kolaborasi dan manajemen finansial hingga pemasaran digital. Untuk mendukung program ini, KreditPro berkolaborasi dengan eFishery, salah satu startup Aquaculture Intelligence pertama di Indonesia dengan pengembangan inovasi pada sektor akuakultur.

(Baca juga:Mantul, Pendapatan eFishery Meningkat Pesat di 2020)

Pemberdayaan UMKM atau pembudidaya dilakukan oleh eFishery melalui program Kasih Bayar Nanti (Kabayan). Kali ini menggandeng KreditPro untuk meningkatkan rasio penyaluran kredit pada pembudidaya, menaikkan plafon kredit, serta meningkatkan jumlah pembudidaya yang mengakses pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) di Indonesia.

“Kami bangga bisa bermitra dengan salah satu perusahaan rintisan besar seperti eFishery yang meningkatkan pemberdayaan pembudidaya melalui program Kabayan. Kolaborasi ini pastinya akan memberi dampak positif bagi kedua perusahaan, terutama bagi para pembudidaya ikan dan pelaku UMKM di sektor perikanan Indonesia,” ungkap Vice President KreditPro Rizky Jonathan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/5).

(Baca juga:Mantan Bos GoPay Jadi Komisaris Startup Akuakultur eFishery)

Diakui oleh Rizky, kerja sama ini juga diharapkan dapat memajukan kesejahteraan para pembudidaya yang sudah masuk dalam ekosistem yang dibangun oleh eFishery. Hal ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekosistem dan komoditas sektor perikanan budidaya Indonesia agar mereka dapat berorientasi ekspor.

Gibran Huzaifah, CEO dan Co-Founder dari eFishery mengatakan, misi ini masih menjadi prioritas yang dimiliki eFishery hingga saat ini. “Sejak program Kabayan diluncurkan di 2020, eFishery sudah memberikan akses finansial kepada lebih dari 10.000 pembudidaya dengan total pinjaman yang diberikan sebesar Rp526,19 miliar,” kata Gibran.

Ke depannya, pihaknya juga berencana untuk menyasar ke lebih dari 30.000 pembudidaya melalui program Kabayan ini. “Dengan kolaborasi bersama KreditPro ini, kami yakin bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi para pembudidaya,” katanya.

(Baca juga:eFishery Peroleh Pendanaan Seri C Senilai Rp1,286 Triliun)

Kolaborasi KreditPro dan eFishery dilakukan pada program Kabayan yang merupakan layanan finansial dari eFishery, dibuat khusus untuk pembudidaya ikan air tawar di Indonesia. Layanan Kabayan menjadi bagian dari eFisheryFund, program dari eFishery yang membuka akses bagi pembudidaya ke beragam layanan finansial.

“Melalui hal ini, kami optimistis dapat terus mendukung perkembangan bisnis para pembudidaya melalui akselerasi pembiayaan UMKM dengan eFishery ini,” lanjut Rizky.

Kerja sama yang terjalin dengan eFishery menjadi portofolio baru bagi KreditPro yang selalu menunjukkan komitmennya dalam memajukan digitalisasi keuangan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, KreditPro dan eFishery juga berharap dapat mendukung perkembangan ekonomi terutama pada sektor perikanan budidaya, sehingga menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia saat ini.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Pembiayaan dan Pemberdayaan...
Pembiayaan dan Pemberdayaan Bantu Perempuan Pengusaha Ultra Mikro Naik Kelas
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, KB Bank dan PT Lucky Mom Indonesia Kolaborasi Pembiayaan
KB Bank Salurkan Pembiayaan...
KB Bank Salurkan Pembiayaan Rp500 Miliar ke PNM Perluas Akses Usaha Mikro
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, GDPS Berangkatkan Tenaga Profesional Aviasi ke Arab Saudi
PNM Mekaar Berikan Pelatihan...
PNM Mekaar Berikan Pelatihan hingga Jejaring kepada Pelaku Usaha Ultra Mikro
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas UMKM, Pedagang Warung di Indonesia Dapat Perlindungan Usaha
Antara Margin dan Kemudahan:...
Antara Margin dan Kemudahan: Skenario Doku Mengamankan Arus Kas UMKM Menjelang Puncak Belanja Nasional
Rekomendasi
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved