Ini Deretan Negara yang Ditawari Menko Luhut untuk Investasi di IKN

Selasa, 24 Mei 2022 - 14:55 WIB
loading...
Ini Deretan Negara yang Ditawari Menko Luhut untuk Investasi di IKN
Pemerintah secara aktif terus mencari investor untuk turut berinvestasi di Ibu Kota Negara Nusantara. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - IKN merupakan akronim dari Ibu Kota Negara, yang mulai dikenal setelah pemerintah resmi mengumumkan rencana kepindahan ibu kota saat ini ke lokasi yang baru. Dalam hal ini, pemerintah telah memilih Kalimantan sebagai lokasi ibu kota yang baru.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan lokasi ibu kota baru yang dinamai Nusantara ini di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca Juga: IKN Nusantara Bakal Saingi Dubai hingga Shenzen

Dalam proses pembangunannya, proyek IKN ini dipastikan memakan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, tak hanya mengandalkan APBN, pemerintah juga mencari investor, terutama dari negara-negara lain yang bersedia untuk berinvestasi pada megaproyek ini.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa negara yang ditawari investasi IKN oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan.

1. Arab Saudi
Luhut Pandjaitan diketahui telah melakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk menawarkan proyek investina di IKN. Dia bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman.



Dikutip dari situs Biro Pers Kepresidenan, dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo setelah kunjungan ke Riyadh, Luhut mengklaim bahwa MBS tertarik dengan beberapa pengerjaan proyek dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

"Mereka masuk dalam sovereign wealth fund kita. Jadi PIF (The Public Investment Fund) mereka mau masuk di berbagai macam proyek. Nah tadi Presiden itu sudah memutuskan, dan membentuk seperti task force untuk itu," ucap Luhut beberapa waktu lalu.

Rencananya, pangeran Mohammed Bin Salman sendiri akan datang ke Indonesia untuk menghadiri KTT G-20. Luhut berharap semua perjanjian kerja sama dengan Arab Saudi bisa segera terealisasi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0881 seconds (10.55#12.26)