4 Cara Bagaimana Perang Rusia Ukraina Bisa Menghancurkan Ekonomi Global

Rabu, 25 Mei 2022 - 13:19 WIB
loading...
A A A
Rusia mungkin tidak masalah bahwa perangnya di Ukraina menyebabkan kesulitan di seluruh dunia.

RĂ¼diger von Fritsch, yang menghabiskan satu dekade sebagai duta besar Jerman untuk Polandia dan kemudian Rusia, mengatakan kepada majalah Der Spiegel baru-baru ini bahwa "kalkulus Putin adalah bahwa setelah runtuhnya pasokan biji-bijian, orang-orang yang kelaparan akan melarikan diri dari daerah-daerah ini dan mencoba untuk sampai ke Eropa.

Dia ingin mengacaukan, Eropa dengan aliran pengungsi baru dan membangun tekanan politik sehingga negara-negara Barat melepaskan sikap keras mereka terhadap Rusia.

Ini adalah perang hibrida baru." Itu akan mirip dengan strategi yang dikejar Rusia setelah mendukung pemerintah Suriah dalam perang saudara di sana, yang mengirim lebih dari 13 juta pengungsi melarikan diri ke Eropa dan tempat lain.

4. Pengiriman

Pandemi Covid telah menghancurkan jalur laut dunia, dan militerisme Rusia sekarang menyebabkan efek tambahan. Sekitar 11% dari tenaga kerja pengiriman global berasal dari Rusia, dengan 4% dari Ukraina.

Baca Juga: Waspadai Dampak Ekonomi Perang Rusia-Ukraina

Sanksi dan kemungkinan kewajiban masa perang dapat menyebabkan kekurangan pekerja dan memperburuk kemacetan pelabuhan di beberapa daerah. Sebagian besar Laut Hitam terlarang untuk pengiriman komersial, mengingat blokade Rusia di Ukraina dan keengganan perusahaan asuransi untuk menulis kebijakan ke rute di mana saja dekat zona perang.

Jalur masih mengirimkan barang-barang yang tidak disetujui masuk dan keluar dari Rusia, untuk memenuhi kontrak, tetapi sebagian besar mengindikasikan mereka akan menghentikan pengiriman setelah kontrak berakhir. Itu akan merugikan Rusia, dimana sebagian besar titik sanksi juga menyebabkan gangguan di tempat lain.

"Perang Rusia di Ukraina jelas tidak dapat diprediksi, dan itu bisa berakhir secara tak terduga jika seseorang menggulingkan Putin atau Ukraina mencetak serangkaian keberhasilan perang yang tampaknya di luar jangkauannya saat ini," ucap Rick Newman, kolomnis yang juga penulis empat buku, termasuk "Rebounders: Bagaimana Winners Pivot from Setback to Success."

Suatu hari nanti, pasar dapat menikmati reli bantuan raksasa karena jalan menuju perdamaian mulai terlihat. Tetapi sampai saat itu, kerusakan dalam ekonomi global kemungkinan akan menyebar ketika pertempuran di medan perang berlarut-larut. Dengan cara ini, perang Putin melawan Ukraina adalah perang melawan sebagian besar dunia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved