Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T

Kamis, 26 Mei 2022 - 12:27 WIB
loading...
Luncurkan 2 Layanan...
Direktur Utama KFD Ardhy Nugrahanto. Foto/SINDOnews/Inda Susanti
A A A
JAKARTA - Kebijakan pemerintah yang tak lagi mewajibkan tes antigen atau PCR sebagai syarat perjalanan berdampak kepada perusahaan atau klinik kesehatan yang selama ini menyediakan layanan tes Covid-19.

Untuk itu, perusahaan atau laboratorium klinik dituntut berinovasi dan mengembangkan produk baru yang dapat menyubstitusi pendapatan dari tes Covid-19.

Ihwal pelonggaran kebijakan tersebut sudah diantisipasi oleh cucu usaha BUMN farmasi PT Kimia Farma Tbk yaitu PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) yang baru saja meresmikan gedung baru kantor pusat KFD di wilayah kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2022).

“Kita sudah di-warning bahwa ada masa di mana ini semua (tes Covid-19) akan dihentikan. Makanya bisnis-bisnis baru harus mulai digalakkan dan dikembangkan sehingga bisa menjadi produk substitusi atas ketergantungan terhadap Covid-19,” ujar Direktur Utama KFD Ardhy Nugrahanto, dikutip Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Naik Pesawat Tak Perlu Tes Antigen dan PCR, Gimana Teknisnya?

Dia menerangkan, saat ini Kimia Farma memiliki 468 klinik dan jaringan laboratorium sebanyak 78 lab. Bersamaan dengan peresmian gedung kantor pusat KFD, perseroan juga meluncurkan dua produk layanan baru yaitu Home Care dan Telesales.

Menurut dia, tren home care semakin banyak dan akan terus naik. Sejumlah kompetitor KFD juga diketahui mulai membuka layanan dan jaringan home care.

“Home care ini kehadirannya sangat luar biasa. Terlebih lagi saat situasi Covid-19 paradigma pelayanan itu berubah, orang yang dulu nyaman pergi ke klinik dan rumah sakit, mereka sekarang ingin pelayanan dapat diakses dari rumah karena lebih nyaman dan tidak perlu berinteraksi dengan orang banyak,” tuturnya.

Dia menerangkan, layanan Home Care KFD yang tersedia di 48 titik seluruh Indonesia diharapkan dapat memudahkan customer untuk mendapatkan perawatan kesehatan maksimal tanpa harus keluar rumah.

Layanan ini dikemas secara personal sehingga menyesuikan dengan kebutuhan pasien baik individu maupun keluarga, serta dilakukan oleh tenaga medis profesional.

“Pelayanannya bervariasi mulai dari bayi, ibu, orang tua, pasien-pasien dengan penyakit diabetes, fisioterapi, hingga pengambilan sampling untuk proses pelayanan di laboratorium,” urainya.

Baca juga: Kimia Farma Punya Dirut Baru, Jubir Satgas Covid Jabat Komisaris

Sementara itu, layanan reservasi online, Telesales akan berfokus untuk menjangkau pelanggan secara langsung, baik merespons segala keinginan atau kebutuhan customer (inbound) maupun melakukan service after sales (outbond) kepada pelanggan.

“Kita ingin mendengar dari pelanggan tentang pengalaman mereka setelah mendapatkan layanan dari kita,” tuturnya.

Dia menambahkan, di dalam layanan home care juga terdapat telemedicine yang dapat menjangkau layanan ke seluruh masyarakat, termasuk di luar pulau Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua juga tetap bisa mendapatkan layanan dokter-dokter spesialis dari Jakarta.

“Menurut kami ini suatu terobosan yang luar biasa. Karena amanah dari Pak Menteri BUMN Erick Thohir kita harus benar-benar harus bisa menjangkau dan memberikan manfaat kepada sebanyak mungkin masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Dia menyebut saat ini tenaga kesehatan yang bekerja atau terhubung dengan Kimia Farma mencakup lebih dari 1.000 perawat, 700 dokter dan 400 dokter spesialis di seluruh Indonesia.



Lebih lanjut, Ardhy menyatakan, melalui pengembangan bisnis-bisnis baru tersebut, pihaknya optimistis bisa mencapai target pendapatan yang telah dicanangkan.

“Target secara eksternal tahun ini kita dibebankan Rp2,1 triliun, tapi secara internal saya berikan target Rp2,5 triliun. Dengan penambahan pelayanan bisnis-bisnis baru ini kami optimistis bisa tercapai,” bebernya.

Dia menambahkan, dua layanan baru yaitu Home Care dan Telesales diharapkan bisa berkontribusi 11% terhadap total pendapatan. “Target kita bahwa layanan ini harus bisa nge-drive 11% dari total target RKAP revenue di 2022,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rekomendasi
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Infografis
Bantai Thailand 5-2,...
Bantai Thailand 5-2, Timnas Indonesia U-22 Raih Medali Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved