2 Penemuan Harta Karun yang Mencengangkan, Ada Miliaran Ton Emas di Dekat Bali
Jum'at, 27 Mei 2022 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, PT STM telah melakukan kegiatan eksplorasi pada kawasan KK proyek Hu’u sejak 2010. Sebanyak 74 lubang pengeboran dengan total kedalaman 74.130 meter dibor ke dalam potensi sumber daya mineral Onto.
Perseroan akan terus melanjutkan pengeboran hingga tahun berikutnya. Hal ini dilakukan agar karakteristik serta data dari potensi sumber daya mineral Onto lebih lengkap.
Hingga saat ini, PT STM telah menyelesaikan 108 lubang bor dengan total kedalaman 115.191 meter di kawasan KK sejak eksplorasi dimulai pada 2010.
Direktur PT STM Hashari Kamaruddin menjelaskan, saat ini sedang dilakukan tahapan studi kelayakan yang ditujukan untuk menentukan potensi sumber daya mineral lebih lanjut.
Selain itu, untuk mempelajari karakter geoteknik, hidrogeologi, serta panas bumi dari potensi sumber daya mineral Onto.
Pertama kali deposit sumber daya mineral Onto ini ditemukan pada Agustus 2013. Sejak saat itu, sebanyak 64 lubang pemboran telah dilakukan guna menentukan karakter, luas, serta ukuran sumber daya mineral.
Baca juga: Harta Karun Hutan Indonesia Jadi Incaran Dunia, Ini Negara Penadah Kayu Gaharu
2. Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo
Selain tembaga-emas Onto di NTB, temuan harta karun lainnya adalah logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth pada lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.
Sebagaimana diketahui, lumpur Lapindo bermula dari semburan lumpur panas dari pertambangan milik PT Lapindo Brantas.
Lumpur menyembur sejak 29 Mei 2006 atau dua hari setelah gempa bumi besar di Yogyakarta dan terus meluas hingga menggenangi kawasan sekira 800 hektar dan menenggelamkan 16 desa.
Perseroan akan terus melanjutkan pengeboran hingga tahun berikutnya. Hal ini dilakukan agar karakteristik serta data dari potensi sumber daya mineral Onto lebih lengkap.
Hingga saat ini, PT STM telah menyelesaikan 108 lubang bor dengan total kedalaman 115.191 meter di kawasan KK sejak eksplorasi dimulai pada 2010.
Direktur PT STM Hashari Kamaruddin menjelaskan, saat ini sedang dilakukan tahapan studi kelayakan yang ditujukan untuk menentukan potensi sumber daya mineral lebih lanjut.
Selain itu, untuk mempelajari karakter geoteknik, hidrogeologi, serta panas bumi dari potensi sumber daya mineral Onto.
Pertama kali deposit sumber daya mineral Onto ini ditemukan pada Agustus 2013. Sejak saat itu, sebanyak 64 lubang pemboran telah dilakukan guna menentukan karakter, luas, serta ukuran sumber daya mineral.
Baca juga: Harta Karun Hutan Indonesia Jadi Incaran Dunia, Ini Negara Penadah Kayu Gaharu
2. Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo
Selain tembaga-emas Onto di NTB, temuan harta karun lainnya adalah logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth pada lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.
Sebagaimana diketahui, lumpur Lapindo bermula dari semburan lumpur panas dari pertambangan milik PT Lapindo Brantas.
Lumpur menyembur sejak 29 Mei 2006 atau dua hari setelah gempa bumi besar di Yogyakarta dan terus meluas hingga menggenangi kawasan sekira 800 hektar dan menenggelamkan 16 desa.
Lihat Juga :