2 Penemuan Harta Karun yang Mencengangkan, Ada Miliaran Ton Emas di Dekat Bali

Jum'at, 27 Mei 2022 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan, lumpur Lapindo mempunyai sejumlah potensi di dalamnya. Diketahui, di dalam lumpur Lapindo di Sidoarjo ini tersimpan potensi harta karun berupa logam tanah jarang yang dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan baterai listrik.

Baca juga: Menggali Harta Karun di Lumpur Lapindo, Ada Logam Tanah Jarang hingga CRM!

Temuan logam tanah jarang ini terbilang penting lantaran ke depannya semua kendaraan harus bebas emisi, sehingga mobil listrik lebih banyak digunakan.

Logam tanah jarang juga digunakan pada bidang tertentu seperti bidang meterologi guna pembuatan pesawat luar angkasa hingga semi konduktor. Logam tanah jarang ini disebut sebut jauh lebih mahal daripada emas serta platina.

Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM 2009-2020, logam tanah jarang terdapat di di sejumlah daerag. Di antaranya di Tapanuli, Sumatera Utara sekitar 20.000 ton.

Kemudian, di Bangka Belitung terdapat mineral monasit yang mengandung logam tanah jarang. Mineral monasit ini ditemukan bersama endapan timah sekitar 186.000 ton.

Menurut Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono, studi terkait kandungan logam jarang itu telah dilakukan sejak 2020.

Hasil studi menyebutkan, terdapat kandungan logam tanah jarang yang sangat langka. Namun, belum diketahui secara rinci jumlahnya.

Logam critical raw material (CRM) juga ditemukan di lumpur Lapindo. Jumlahnya diperkirakan lebih besar dibanding logam tanah jarang.



CRM adalah mineral mentah untuk industri, seperti antimoni, baryte, bauksit, cobalt. Berdasarkan data Pusat Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi, ada 28 lokasi yang mempunyai potensi logam tanah jarang. Rinciannya sebanyak 16 lokasi di Sumatera, 7 lokasi di Kalimantan, 3 lokasi di Sulawesi, serta 2 lokasi di Jawa.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Rekomendasi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved