Cegah Wabah PMK Meluas, Bea Cukai Harus Perketat Masuknya Sapi Impor
Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Outlook Daging Sapi 2020 dari Kementan, sekitar 30-40% kebutuhan daging sapi nasional dipenuhi melalui impor, baik impor daging sapi atau hewan sejenis lembu lainnya maupun impor sapi bakalan.
Impor didominasi oleh Australia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Indonesia mulai mendiversifikasi dan mengimpor dari India.
Indonesia masih membutuhkan impor daging maupun bibit hewan ternak karena ada keterbatasan pasokan domestik.
Sementara, permintaan daging semakin meningkat seiring dengan pertambahan populasi dan peningkatan pendapatan terutama bagi kelas menengah yang semakin bertambah.
Hingga saat ini, lanjut Aditya, produksi dalam negeri masih belum mampu untuk memenuhi keseluruhan kebutuhan daging sapi.
Baca juga: 8.794 Sapi di Jatim Terinfeksi PMK, Tertinggi Ada di Lumajang
Impor didominasi oleh Australia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Indonesia mulai mendiversifikasi dan mengimpor dari India.
Indonesia masih membutuhkan impor daging maupun bibit hewan ternak karena ada keterbatasan pasokan domestik.
Sementara, permintaan daging semakin meningkat seiring dengan pertambahan populasi dan peningkatan pendapatan terutama bagi kelas menengah yang semakin bertambah.
Hingga saat ini, lanjut Aditya, produksi dalam negeri masih belum mampu untuk memenuhi keseluruhan kebutuhan daging sapi.
Baca juga: 8.794 Sapi di Jatim Terinfeksi PMK, Tertinggi Ada di Lumajang
Lihat Juga :