Tambang Batu Bara Terbesar Bakal Dibuka Saat Krisis Listrik Melanda India
Sabtu, 28 Mei 2022 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
India yang juga berencana membuka kembali tambang yang telah ditutup untuk menangani krisis, belum mengatakan bagaimana dorongan untuk lebih banyak batu bara akan mencapai target emisi negara itu. Tetapi India berulang kali menegaskan bahwa mereka berencana untuk memasang 450 gigawatt (GW) energi terbarukan pada tahun 2030.
India sekarang memiliki total kapasitas pembangkit listrik sebesar 401 GW, di mana 111,4 GW adalah dengan daya terbarukan.Jamwal menerangkan, pembangunan infrastruktur untuk Siarmal sedang berjalan, yaitu sebuah tambang terbuka yang dibangun di daerah sekitar hutan.
Baca Juga: Harga Batu Bara Global Melandai, Indonesia Gimana?
Tidak ada tambang India yang menghasilkan lebih dari 50 juta ton batu bara dalam setahun. Tambang batu bara Gevra, yang terbesar di India, memasang target memproduksi 52 juta ton tahun ini.
Coal India berencana untuk membuka dua tambang lagi dengan kapasitas tahunan secara gabungan 7 juta ton hingga Maret 2023, kata para pejabat. Ia juga menambahkan, bahwa rencana untuk membuka tujuh tambang baru sulit tercapai.
India sekarang memiliki total kapasitas pembangkit listrik sebesar 401 GW, di mana 111,4 GW adalah dengan daya terbarukan.Jamwal menerangkan, pembangunan infrastruktur untuk Siarmal sedang berjalan, yaitu sebuah tambang terbuka yang dibangun di daerah sekitar hutan.
Baca Juga: Harga Batu Bara Global Melandai, Indonesia Gimana?
Tidak ada tambang India yang menghasilkan lebih dari 50 juta ton batu bara dalam setahun. Tambang batu bara Gevra, yang terbesar di India, memasang target memproduksi 52 juta ton tahun ini.
Coal India berencana untuk membuka dua tambang lagi dengan kapasitas tahunan secara gabungan 7 juta ton hingga Maret 2023, kata para pejabat. Ia juga menambahkan, bahwa rencana untuk membuka tujuh tambang baru sulit tercapai.
Lihat Juga :