Tambang Batu Bara Terbesar Bakal Dibuka Saat Krisis Listrik Melanda India

Sabtu, 28 Mei 2022 - 20:57 WIB
loading...
Tambang Batu Bara Terbesar...
Coal India Limited (CIL), sebuah perusahaan pertambangan dan pemurnian batu bara milik negara bakal membuka tambang baru yang bakal menjadi salah satu tambang batu bara terbesar di negara itu. Foto/Dok
A A A
NEW DELHI - Coal India Limited (CIL), sebuah perusahaan pertambangan dan pemurnian batu bara milik pemerintah India bakal membuka tambang baru yang bakal menjadi salah satu tambang batu bara terbesar di negara itu. Tambang raksasa itu menurut pejabat India, bakal dibuka tahun ini.

Seperti diketahui, India sedang berjuang menghadapi lonjakan permintaan listrik. Output dari tambang Siarmal baru di negara bagian Odisha Timur akan meningkat secara bertahap, mencapai kapasitas 50 juta ton dalam waktu sekitar lima hingga tujuh tahun.

Baca Juga: India Krisis Batu Bara, Pemadaman Listrik Melanda Seluruh Negeri

Perkiraan itu disampaikan oleh juru bicara unit Coal India Mahanadi Coalfields (MCL), Vinayak Jamwal kepada Reuters. Produksi awalnya akan dimulai pada kuartal Oktober hingga Desember 2022 yang secara tahunan mencapai level sekitar 2 juta hingga 5 juta ton.

Rekor produksi Batu bara India telah menjadi titik terang dalam upaya untuk mengakhiri krisis listrik terburuk di India dalam lebih dari enam tahun. Salah satu penyebabnya karena gelombang panas telah mendorong permintaan listrik dan memaksa pemerintah untuk membalikkan kebijakan pemotongan impor batu bara.

India yang juga berencana membuka kembali tambang yang telah ditutup untuk menangani krisis, belum mengatakan bagaimana dorongan untuk lebih banyak batu bara akan mencapai target emisi negara itu. Tetapi India berulang kali menegaskan bahwa mereka berencana untuk memasang 450 gigawatt (GW) energi terbarukan pada tahun 2030.

India sekarang memiliki total kapasitas pembangkit listrik sebesar 401 GW, di mana 111,4 GW adalah dengan daya terbarukan.Jamwal menerangkan, pembangunan infrastruktur untuk Siarmal sedang berjalan, yaitu sebuah tambang terbuka yang dibangun di daerah sekitar hutan.

Baca Juga: Harga Batu Bara Global Melandai, Indonesia Gimana?

Tidak ada tambang India yang menghasilkan lebih dari 50 juta ton batu bara dalam setahun. Tambang batu bara Gevra, yang terbesar di India, memasang target memproduksi 52 juta ton tahun ini.

Coal India berencana untuk membuka dua tambang lagi dengan kapasitas tahunan secara gabungan 7 juta ton hingga Maret 2023, kata para pejabat. Ia juga menambahkan, bahwa rencana untuk membuka tujuh tambang baru sulit tercapai.

Pada saat penggunaan listrik tumbuh pada tingkat tercepat dalam sekitar empat dekade, kereta api yang dikelola negara telah berjuang untuk mengirimkan batu bara yang cukup untuk utilitas.

Coal India, yang menyumbang 80% dari produksi domestik India, berencana memproduksi 700 juta ton batu bara pada tahun 2022 dan bertujuan untuk mencapai output tahunan sebesar 1 miliar ton pada tahun 2025.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Rekomendasi
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Infografis
Australia Bangun Pembangkit...
Australia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved