Kunjungi Amazon Studios: Erick Thohir - Whisnutama Dorong Industri Kreatif Indonesia Mendunia

Minggu, 29 Mei 2022 - 17:15 WIB
loading...
Kunjungi Amazon Studios: Erick Thohir - Whisnutama Dorong Industri Kreatif Indonesia Mendunia
Menteri BUMN Erick Thohir dan Whisnutama berkunjung ke Amazon Studios, Sabtu (28/5/2022) lalu. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir terus mendorong industri kreatif di dalam negeri berkiprah di dunia internasional. Hal itu diungkapkan melalui postingan Instagram keryika membagikan momen berkunjung berkunjung ke Amazon Studios bersama Wishnutama, Sabtu (28/5/2022) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Erick dan Wishnutama berdiskusi dengan tim Amazon Studios . “Ini tujuannya untuk mengembangkan potensi industri kreatif Indonesia ke kelas yang lebih tinggi,” katanya.

Baca Juga: Erick Thohir Dapat Dukungan dari Petani hingga Komunitas Motor

Dalam kesempatan itu, Erick mengatakan dirinya beruntung bisa berdiskusi dengan beberapa orang hebat di Amazon Studio seperti Albert Cheng (COO Amazon Studios), Jason McIvor (Global Director Prime Video), Tong Leamer (Head Global Partner MKG) dan Nashon Davidai (Global Director BD & MKG). “Mereka mempresentasikan inovasi luar biasa, dapat merevolusi industri perfilman,” tambahnya.

Saat berada Amazon Studio, Erick dan Whisnutama juga berkunjung ke Culver Studios yang dibangun pada 1918, namun masih berdiri kokoh. “Anak bangsa yang kreatif, perlu gebrakan dan inovasi untuk mengantarkan industri kreatif Indonesia ke kelas dunia,” katanya.

Baca Juga: BUMN Buka 2.700 Lowongan Kerja, Erick Thohir Ingin 20 Persen Milenial



Senada, Whisnutama mengungkapkan pada kunjungannya tesebut dibahas peluang kerja sama untuk mengembangkan industri kreatif dan perfilman di Indonesia. “Kami juga berkesempatan melihat production studio yang sangat canggih. Mereka jug mempresentasikan inovasi luar biasa yang dapat merevolusi produksi perfilman kedepan,” ujar Whisnutama.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1284 seconds (11.210#12.26)