China Lockdown, Manufaktur Indonesia Ikut Meriang di Bulan Mei
Jum'at, 03 Juni 2022 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun demikian, konflik geopolitik yang tengah terjadi serta restriksi sosial di China karena pandemi menekan arus pasokan serta waktu pengiriman barang ke dalam negeri pada bulan Mei.
Kondisi ini menyebabkan tertahannya sektor manufaktur dalam mengoptimalkan kapasitas produksinya. Selain itu, harga barang input yang masih tinggi menambah tekanan pada pertumbuhan sektor manufaktur.
Ke depan, kata Febrio, manufaktur akan membaik seiring dengan relaksasi lockdown di China. Menurut dia, kapasitas produksi manufaktur saat ini juga terus membaik dan mulai mendekati kapasitas produksi rata-rata pada periode pra pandemi.
“Selain itu, intervensi pemerintah untuk mengendalikan harga juga sangat penting untuk menjaga berlanjutnya momentum pemulihan. Momentum kenaikan harga komoditas juga diharapkan memiliki dampak positif ke aktivitas dunia usaha secara umum,” tuturnya.
Baca juga: Banyak CPNS Mundur karena Gaji Kecil, Menpan RB: Kalau Mau Lebih Bisnis Saja!
Optimisme dunia usaha masih terjaga dengan terus stabilnya kondisi pandemi serta pemulihan permintaan yang terus menguat.
Kondisi ini menyebabkan tertahannya sektor manufaktur dalam mengoptimalkan kapasitas produksinya. Selain itu, harga barang input yang masih tinggi menambah tekanan pada pertumbuhan sektor manufaktur.
Ke depan, kata Febrio, manufaktur akan membaik seiring dengan relaksasi lockdown di China. Menurut dia, kapasitas produksi manufaktur saat ini juga terus membaik dan mulai mendekati kapasitas produksi rata-rata pada periode pra pandemi.
“Selain itu, intervensi pemerintah untuk mengendalikan harga juga sangat penting untuk menjaga berlanjutnya momentum pemulihan. Momentum kenaikan harga komoditas juga diharapkan memiliki dampak positif ke aktivitas dunia usaha secara umum,” tuturnya.
Baca juga: Banyak CPNS Mundur karena Gaji Kecil, Menpan RB: Kalau Mau Lebih Bisnis Saja!
Optimisme dunia usaha masih terjaga dengan terus stabilnya kondisi pandemi serta pemulihan permintaan yang terus menguat.
Lihat Juga :