Peluang! Pertamina Beri Modal Kerja bagi UMKM dan Pesantren Bangun Pertashop
Selasa, 07 Juni 2022 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
"Awalnya mengandalkan dana sendiri untuk membangun bisnis penyaluran BBM. Tetapi, di tengah jalan pendanaan internal tersebut terkendala karena mengalami musibah. Pertamina bertukar pikiran untuk menyelesaikan pembangunan Pertashop tersebut. Tanggung jawab tim Pertamina sangat membantu terhadap kami Mitra Binaan dalam tukar pikiran," tuturnya.
Baca Juga: Arab Saudi Kecam Pernyataan Jubir Partai India yang Hina Nabi Muhammad
Dia mengajukan permohonan menjadi Mitra Binaan secara online. Pertamina merespons pengajuan tersebut sangat cepat karena hanya berselang dua minggu permohonan itu sudah proses berikut hasilnya. Pinjaman senilai Rp200 juta turun pada akhir Januari 2022. "Bantuan pinjaman dari SMEPP sangat besar manfaatnya. Kami jadi bisa mempercepat proses pendirian Pertashop," ujarnya.
Saat ini, penjualan di Pertashop milik Gunawan rata-rata mencapai 160 liter per hari. Dia mengaku sangat berminat untuk mengajukan pinjaman kembali apabila dimungkinan dan sudah memiliki rencana pengembangan Pertashop di tempat lain.
Kalangan DPR menilai positif program ini yang diyakini akan membantu perluasan akses BBM masyarakat di daerah terluar dan terpencil. Anggota Komisi VII DPR Mulyadi mengatakan, UMKM dan BUMDes adalah calon mitra potensial bagi program Pertashop ini di daerah.
Karena itu, Mulyadi meminta Pertamina mempermudah persyarakatan termasuk mekanisme pendaftaran bagi calon Mitra Binaan agar keterlibatan UMKM dan BUMDes dalam pengembangan Pertashop menjadi maksimal. "Intinya permudah mekanisme pelayanannya yang disesuaikan dengan kondisi tiap daerah. Kadang-kadang pelaku usaha mengeluhkan keterbatasan infrastruktur termasuk jaringan telekomunikasi," ujarnya.
Baca Juga: Arab Saudi Kecam Pernyataan Jubir Partai India yang Hina Nabi Muhammad
Dia mengajukan permohonan menjadi Mitra Binaan secara online. Pertamina merespons pengajuan tersebut sangat cepat karena hanya berselang dua minggu permohonan itu sudah proses berikut hasilnya. Pinjaman senilai Rp200 juta turun pada akhir Januari 2022. "Bantuan pinjaman dari SMEPP sangat besar manfaatnya. Kami jadi bisa mempercepat proses pendirian Pertashop," ujarnya.
Saat ini, penjualan di Pertashop milik Gunawan rata-rata mencapai 160 liter per hari. Dia mengaku sangat berminat untuk mengajukan pinjaman kembali apabila dimungkinan dan sudah memiliki rencana pengembangan Pertashop di tempat lain.
Kalangan DPR menilai positif program ini yang diyakini akan membantu perluasan akses BBM masyarakat di daerah terluar dan terpencil. Anggota Komisi VII DPR Mulyadi mengatakan, UMKM dan BUMDes adalah calon mitra potensial bagi program Pertashop ini di daerah.
Karena itu, Mulyadi meminta Pertamina mempermudah persyarakatan termasuk mekanisme pendaftaran bagi calon Mitra Binaan agar keterlibatan UMKM dan BUMDes dalam pengembangan Pertashop menjadi maksimal. "Intinya permudah mekanisme pelayanannya yang disesuaikan dengan kondisi tiap daerah. Kadang-kadang pelaku usaha mengeluhkan keterbatasan infrastruktur termasuk jaringan telekomunikasi," ujarnya.
(fai)
Lihat Juga :