Harga Minyak Mentah Dunia Terus Melesat, Diramal Sentuh USD130 per Barel

Kamis, 09 Juni 2022 - 11:37 WIB
loading...
Harga Minyak Mentah...
Harga minyak mentah kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (9/6/2022). Kedua harga acuan minyak tersebut ditutup di level tertinggi dibandingkan sesi sebelumnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (9/6/2022). Kedua harga acuan minyak tersebut ditutup di level tertinggi dibandingkan sesi sebelumnya.

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 9:39 WIB menunjukkan, harga minyak Brent kontrak Agustus 2022 menguat 0,15% di USD123,76 per barel. Sementara Brent untuk pengiriman September 2022 tumbuh 0,17% di USD121,10 per barel.

Baca Juga: Arab Saudi Kerek Harga Jual Minyak Mentah ke Asia, Brent Tembus USD117,96 per Barel

West Texas Intermediate (WTI) Juli 2022 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) menguat 0,05% di USD122,17 per barel, sementara WTI Agustus 2022 tumbuh 0,21% di USD120,03 per barel.

Sentimen datang dari permintaan yang kuat dari konsumen utama minyak yakni Amerika Serikat (AS). Sementara pelonggaran mobilitas di China juga mendongkrak ekspektasi permintaan.

AS mencatat rekor penurunan cadangan minyak mentah strategis bahkan ketika pasokan untuk komersial mengalami kenaikan pada pekan lalu, demikian data dari Badan Administrasi Informasi Energi (EIA), Rabu (8/6).

Stok bahan bakar AS secara tak terduga turun. Ini menunjukkan ada ketahanan atas permintaan bahan bakar kendaraan selama puncak musim panas.

"Sulit untuk melihat penurunan harga minyak yang signifikan dalam beberapa bulan mendatang. Pasar kemungkinan masih akan semakin ketat menjelang musim berkendara di AS," kata Head of Commodity Research ING, Warren Patterson dilansir Reuters, Kamis (9/6/2022).

Data EIA menunjukkan permintaan untuk semua produk minyak di Amerika Serikat naik menjadi 19,5 juta barel per hari (bph), sementara permintaan bensin naik menjadi 8,98 juta bph.

Baca Juga: Kesampingkan Sanksi Barat, Arab Saudi Beri Sinyal Dukung Rusia di OPEC+

Saat ini, investor menunggu data perdagangan China pada bulan Mei, yang akan dirilis Kamis (9/6), untuk melihat seberapa besar permintaan dari negeri tirai bambu. "Pembukaan kembali China akan terus meningkatkan optimisme permintaan," kata analis CMC Markets Tina Teng dalam sebuah catatan.

"Harga minyak bisa menuju di atas USD130 per barel," lanjutnya.

Sementara itu, upaya produsen minyak OPEC+ untuk meningkatkan produksi dinilai belum dapat memenuhi target. Pekan lalu, kelompok tersebut sepakat untuk mempercepat peningkatan produksi demi mengatasi kenaikan harga bahan bakar yang tidak terkendali dan memperlambat inflasi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Rupiah Tembus Rp17.800: Nggak Ada Masalah
Dua Terdakwa Kasus Tata...
Dua Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Divonis 6 Tahun Penjara
Uni Emirat Arab Resmi...
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Harga Minyak Bakal Meledak?
5 Terdakwa Kasus Tata...
5 Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Dituntut 6-12 Tahun Penjara
Rekomendasi
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved