Harga Bensin Menggila di Eropa, Analis: Penyuling Minyak Sedang Mencetak Uang

Jum'at, 10 Juni 2022 - 22:27 WIB
loading...
A A A
Sebelum invasi Ukraina, sebagian besar pasokan bensin dan solar Eropa dibuat di kilang Rusia dan diimpor dalam kapal tanker. Pada tahun 2020, Inggris menerima 18% pasokan dieselnya dari Rusia.

Meskipun pasokan itu belum terputus sepenuhnya, volume yang datang dari Rusia secara signifikan berkurang karena pembeli menghindari ekspor Rusia bahkan sebelum sanksi dimulai secara penuh.

Stok bahan bakar rendah bahkan sebelum invasi dan ada kekurangan kapasitas penyulingan global. Sektor ini tidak terlalu menguntungkan dalam beberapa tahun terakhir dan menarik sedikit investasi.

Jadi tidak ada kelonggaran untuk menebus kapasitas pemurnian Rusia yang hilang. Kurangnya kemampuan pemurnian di seluruh dunia telah berkontribusi pada tingginya harga bahan bakar di negara lain, termasuk AS.

Selain itu, China telah memangkas ekspor bahan bakar olahannya. Dan meskipun Inggris tidak mengimpor langsung dari China, ini memiliki efek knock-on di seluruh pasar global, kata Crosby.

Dikutip dari BBC, ExxonMobil dan BP menolak berkomentar.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved