Jokowi Teken Aturan Baru Direksi BUMN: Dilarang Jadi Pengurus Parpol
Senin, 13 Juni 2022 - 09:02 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengeluarkan aturan baru direksi BUMN. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005 Tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dalam PP tersebut, kepala negara melarang direksi BUMN untuk terjun ke dalam dunia politik. Jokowi juga melarang direksi BUMN untuk menjadi pengurus partai politik; calon legislatif; calon kepala daerah dan atau calon wakil kepala daerah.
"Anggota Direksi dilarang menjadi pengurus partai politik dan/atau calon/anggota legislatif, calon kepala/wakil kepala daerah dan/atau kepala/wakil kepala daerah," demikian bunyi Pasal 22 ayat 1 beleid tersebut dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (13/6/2022).
Baca Juga: Ekonomi RI Ingin Jadi 4 Besar Dunia, Erick Thohir: Kita Butuh Superhero Baru
Perubahan lain terdapat di pasal 17, yang menyebutkan bahwa dalam berperilaku sehari-hari, direksi harus memiliki sikap setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (pasal 17.A).
Dalam PP tersebut, kepala negara melarang direksi BUMN untuk terjun ke dalam dunia politik. Jokowi juga melarang direksi BUMN untuk menjadi pengurus partai politik; calon legislatif; calon kepala daerah dan atau calon wakil kepala daerah.
"Anggota Direksi dilarang menjadi pengurus partai politik dan/atau calon/anggota legislatif, calon kepala/wakil kepala daerah dan/atau kepala/wakil kepala daerah," demikian bunyi Pasal 22 ayat 1 beleid tersebut dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (13/6/2022).
Baca Juga: Ekonomi RI Ingin Jadi 4 Besar Dunia, Erick Thohir: Kita Butuh Superhero Baru
Perubahan lain terdapat di pasal 17, yang menyebutkan bahwa dalam berperilaku sehari-hari, direksi harus memiliki sikap setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (pasal 17.A).
Lihat Juga :