Blak-blakan di DPR, Dirut Telkom Ungkap Alasan Telkomsel Investasi di GoTo

Rabu, 15 Juni 2022 - 08:06 WIB
loading...
Blak-blakan di DPR,...
Direktur Utama PT Telkom Tbk, induk Telkomsel, Ririek Ardiansyah. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Seluler Indonesia (Telkomsel) akhirnya membuka alasan di balik investasi senilai Rp6,4 triliun ke Gojek yang saat ini telah bertransformasi menjadi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

Direktur Utama PT Telkom Tbk, induk Telkomsel, Ririek Ardiansyah menjelaskan investasi ini sudah melalui kajian yang matang. Investasi di Gojek didorong oleh strategi perusahaan, potensi sinergi dan peluang kolaborasi antara Telkomsel dan Gojek.

“Investasi di telekomunikasi digital selaras dengan strategi penguatan tiga pilar: konektivitas digital, platform dan layanan digital,” ujar Ririek dalam Rapat Panja Investasi BUMN pada Perusahaan Digital Komisi VI DPR RI, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Co-Founder Gojek Kevin Aluwi Akan Perkuat Jajaran Dewan Komisaris GoTo

Menurutnya, bisnis layanan suara dan SMS Telkomsel menghadapi tantangan di tengah pergeseran pola masyarakat dari komunikasi berbasis suara dan SMS menuju komunikasi berbasis data/digital. Adapun layanan konektivitas internet terdapat persaingan dari operator-operator yang massif.

“Telkomsel dengan basis pelanggan yg sangat besar dan mayoritas sudah menjadi pengguna internet, berpeluang untuk berkolaborasi menawarkan layanan digital (digital services) melalui kerja sama dengan pelaku digital,” papar Ririek.

Pada saat yang sama ada risiko kehilangan potensi pertumbuhan bisnis jika tidak mengambil kesempatan di pilar layanan digital. Selain itu ada faktor perusahaan digital memiliki valuasi yang lebih tinggi daripada perusahaan telekomunikasi.

Menurutnya, Gojek merupakan mitra yang tepat karena memiliki layanan digital & model bisnis yang jelas sehingga mendorong potensi sinergi yang kuat dengan Telkomsel. Gojek terlahir sebagai platform digital buatan anak bangsa, dengan kapabilitas dan ekosistem layanan yang relevan dengan Indonesia, dan menawarkan peluang untuk menjadi local champion

Keputusan investasi ini juga didorong dengan rencana merger antara Gojek dengan Tokopedia yang berpotensi menjadi Super-App pertama yang lahir di Indonesia. Hal ini akan mendorong terbentuknya nilai sinergi yang lebih besar melalui integrasi pengguna dan penjual (merchant) di dalam Tokopedia.

Dengan latar belakang tersebut, dia menjelaskan bahwa investasi Telkomsel di Gojek bertujuan mendorong adopsi ekonomi digital yang berkelanjutan dengan memanfaatkan kekuatan kolaborasi dari aset dan ekosistem dari kedua belah pihak. Berikutnya, sinergi antara Telkomsel dan GoTo akan mendorong percepatan transformasi digital bagi masyarakat Indonesia.

“Sehingga dengan demikian TSEL akan memiliki peluang untuk melakukan akuisisi pelanggan terutama di ekosistem digital,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi GOTO dan Telkomsel Dinilai Saling Menguntungkan

Ririek menambahkan bahwa Gojek memiliki ekosistem teknologi paling beragam dengan 3 sisi kekuatan, yakni pengguna, mitra driver, dan pengusaha makanan). Kekuatannya dalam pengiriman makanan, dompet digital, UMKM, logistik menjadikannya mitra yang ideal untuk membawa sinergi ke Telkomsel.

Menurutnya seluruh proses investasi Telkomsel di Gojek juga telah merujuk pada peraturan Perundang-undangan dan regulasi yang berlaku. Mulai dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata 2, Undang-Undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah No 27/1998 Tentang Penggabungan, Peleburan, Dan Pengambilalihan Perseroan Terbatas, dan . Anggaran Dasar Telkomsel No. 69 Tahun 2008.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved