Begini Taktik Sri Mulyani di Tengah Ancaman Multikrisis

Rabu, 15 Juni 2022 - 10:44 WIB
loading...
Begini Taktik Sri Mulyani...
Bagaimana respons Indonesia terhadap kebijakan pengetatan moneter dan kenaikan suku bunga untuk mengendalikan laju inflasi. Menkeu Sri Mulyani menerangkan, taktik Indonesia. Foto/Dok
A A A
SINGAPURA - Bagaimana respons Indonesia terhadap kebijakan pengetatan moneter dan kenaikan suku bunga untuk mengendalikan laju inflasi. Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani menerangkan, taktik Indonesia menghadapi isu-isu global terkini.

Baca Juga: AS Kerek Suku Bunga Acuan, Sri Mulyani Was-was Terjadi Krisis Keuangan

Separuh tahun 2022 terlewati, dunia memasuki babak tantangan global baru akibat konflik perang di Ukraina, sementara pandemi belum usai. Untuk mempertahankan perekonomian masing-masing, beragam pengetatan dilakukan negara maju.

"Dalam 2 tahun masa pandemi ini, prioritas fiskal Indonesia adalah untuk menyehatkan masyarakat, dan juga menyiapkan social safety net bagi yang terdampak. Kini, di saat memasuki fase pemulihan ekonomi, kita disambut dengan multikrisis , dimana salah satunya adalah perang yang berkecamuk dan menimbulkan lonjakan harga-harga komoditas," ujar Sri Mulyani di antara agenda Indonesia-Singapore Business Forum, seperti dikutip dalam akun Instagramnya @smindrawati, Kamis (15/6/2022).

Baca Juga: Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi

Lebih lanjut mantan Direktur Bank Dunia itu juga menerangkan, saat ini, kebijakan fiskal difokuskan untuk meredam guncangan krisis dan menjaga daya beli masyarakat. Makanya APBN harus terus dijaga dalam kondisi prima.

"Konsolidasi fiskal pun penting untuk dilakukan, agar kita memiliki persiapan untuk menghadapi krisis global yang datang tak terduga. Saya yakin, dengan pengelolaan fiskal yang hati-hati, baik Indonesia maupun Singapore akan dapat segera pulih," tandasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved