5 Harta Karun Tambang RI yang Diekspor ke Malaysia, No 1 Bikin Kecanduan
Sabtu, 18 Juni 2022 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Malaysia sudah sejak lama menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia, tidak terkecuali untuk sektor energi. Malaysia sebagai negara tetangga terdekat, merupakan tujuan ekspor dari produk energi Indonesia khususnya batu bara.
Malaysia merupakan tujuan ekspor berbagai produk non-migas unggulan Indonesia. Pada 2021, nilai ekspor Indonesia ke Malaysia menunjukkan nilai yang menggembirakan. Ekspor nonmigas Indonesia tercatat sebesar USD10,64 miliar atau tumbuh 52,65% dibanding pada 2020.
Sementara itu surplus perdagangan antara Indonesia Malaysia tersebut masih dapat terus ditingkatkan. Pada 2021, Indonesia mencapai surplus perdagangan dengan Malaysia sebesar USD2,56 miliar.
Kontribusi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi di Malaysia sangat besar. sehingga hal ini menjadi pendorong bagi Indonesia untuk tetap menjaga neraca perdagangan tetap surplus dengan Malaysia.
Indonesia merupakan negara pengekspor batubara terbesar bagi Malaysia. Pada 2021, Malaysia mengimpor batubara sebanyak RM16,6 miliar dengan 73,8%-nya berasal dari Indonesia.
Sementara untuk tahun ini, Pemerintah mengekspor batu bara ke Malaysia dengan nilai mencapai USD2,64 miliar untuk tahun kontrak 2022. Batuan panas ini nantinya akan digunakan untuk kebutuhan listrik Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia.
TNB sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Pembelian batu bara TNB dari Indonesia pada 2021 mencapai 21,84 juta MT.
Adapun Indonesia memasok 69% dari batu bara yang digunakan TNB dalam pembangkit-pembangkit listrik di seluruh Malaysia. ekspor batu bara Indonesia ke Malaysia meningkat 9,83% dalam 5 tahun terakhir
2. Nikel
Indonesia dikenal sebagai produsen nikel terbesar di dunia. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), volume ekspor produk olahan nikel nasional pada kuartal I 2022 berjumlah 115,52 juta kg. Volume tersebut melonjak 518,82% dibandingkan ekspor di periode sama tahun 2021 yang berjumlah 18,67 juta kg.
Nilai ekspor nikel Indonesia per kuartal I 2022 sebesar USD898,39 juta, meningkat 330,43% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya USD208,7 juta. Ekspor nikel ke Malaysia sebanyak 10,52 juta kg (USD69,9 juta) untuk menjadi negara ke empat terbesar tujuan ekspor.
Sementara itu Pemerintah berkomitmen untuk mendorong hilirisasi industri di Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah. Hal ini dibuktikan dengan kebijakan larangan ekspor sejumlah komoditas tambang unggulan dalam bentuk mentah seperti nikel.
Malaysia merupakan tujuan ekspor berbagai produk non-migas unggulan Indonesia. Pada 2021, nilai ekspor Indonesia ke Malaysia menunjukkan nilai yang menggembirakan. Ekspor nonmigas Indonesia tercatat sebesar USD10,64 miliar atau tumbuh 52,65% dibanding pada 2020.
Sementara itu surplus perdagangan antara Indonesia Malaysia tersebut masih dapat terus ditingkatkan. Pada 2021, Indonesia mencapai surplus perdagangan dengan Malaysia sebesar USD2,56 miliar.
Kontribusi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi di Malaysia sangat besar. sehingga hal ini menjadi pendorong bagi Indonesia untuk tetap menjaga neraca perdagangan tetap surplus dengan Malaysia.
Indonesia merupakan negara pengekspor batubara terbesar bagi Malaysia. Pada 2021, Malaysia mengimpor batubara sebanyak RM16,6 miliar dengan 73,8%-nya berasal dari Indonesia.
Sementara untuk tahun ini, Pemerintah mengekspor batu bara ke Malaysia dengan nilai mencapai USD2,64 miliar untuk tahun kontrak 2022. Batuan panas ini nantinya akan digunakan untuk kebutuhan listrik Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia.
TNB sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia merupakan salah satu mitra strategis bagi para eksportir batu bara Indonesia. Pembelian batu bara TNB dari Indonesia pada 2021 mencapai 21,84 juta MT.
Adapun Indonesia memasok 69% dari batu bara yang digunakan TNB dalam pembangkit-pembangkit listrik di seluruh Malaysia. ekspor batu bara Indonesia ke Malaysia meningkat 9,83% dalam 5 tahun terakhir
2. Nikel
Indonesia dikenal sebagai produsen nikel terbesar di dunia. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), volume ekspor produk olahan nikel nasional pada kuartal I 2022 berjumlah 115,52 juta kg. Volume tersebut melonjak 518,82% dibandingkan ekspor di periode sama tahun 2021 yang berjumlah 18,67 juta kg.
Nilai ekspor nikel Indonesia per kuartal I 2022 sebesar USD898,39 juta, meningkat 330,43% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya USD208,7 juta. Ekspor nikel ke Malaysia sebanyak 10,52 juta kg (USD69,9 juta) untuk menjadi negara ke empat terbesar tujuan ekspor.
Sementara itu Pemerintah berkomitmen untuk mendorong hilirisasi industri di Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah. Hal ini dibuktikan dengan kebijakan larangan ekspor sejumlah komoditas tambang unggulan dalam bentuk mentah seperti nikel.
Lihat Juga :