5 Harta Karun Tambang RI yang Diekspor ke Malaysia, No 1 Bikin Kecanduan
Sabtu, 18 Juni 2022 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia tercatat sebagai negara pemilik cadangan nikel terbesar dunia pada 2019, sekaligus produsen nikel terbesar sampai 2021. Berdasarkan data badan survei geologis Amerika Serikat (US Geological Survey), produksi nikel Indonesia mencapai 1 juta metrik ton pada 2021 atau menyumbang 37,04% nikel dunia.
3. Besi dan Baja
Indonesia merupakan negara eksportir ke-enam terbesar ke Malaysia setelah China, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, dan Taiwan. Beberapa produk ekspor nonmigas yang naik cukup tinggi, salah satunya besi dan baja naik sebesar 65,89% pada akhir 2021.
Jenis baja yang diimpor Malaysia di antaranya berupa produk baja Hot Rolled Coil (HRC), Hot Rolled Plate (HRP), dan Hot Rolled Pickled Oil (HRPO) yang pada 2021 dilakukan melalui pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera, Cilegon, Banten.
Sementara pada 2022, Krakatau Steel juga mengekspor baja HRC dan plat ke Malaysia sebanyak 6.474 ton. Pemerintah meminta pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor baja ke Malaysia dan Australia seiring pencabutan bea masuk anti-dumping.
4. Bahan Bakar Mineral
Indonesia masih mengirimkan bahan bakar mineral dengan jumlah tinggi ke Malaysia. Berbagai jenis bahan bakar mineral seperti solar dan BBM ramah lingkungan masih bernilai tinggi di negara tersebut.
5. Tembaga
Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor tembaga di dunia yang memberikan peluang untuk menguasai pangsa pasar dunia. Ekspor tembaga asal Indonesia ke Malaysia pada akhir 2021 tercatat meningkat sebesar 265,11%.
Sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor bijih tembaga Indonesia selama 2020 meningkat dua kali lipat ketimbang tahun sebelumnya.
3. Besi dan Baja
Indonesia merupakan negara eksportir ke-enam terbesar ke Malaysia setelah China, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, dan Taiwan. Beberapa produk ekspor nonmigas yang naik cukup tinggi, salah satunya besi dan baja naik sebesar 65,89% pada akhir 2021.
Jenis baja yang diimpor Malaysia di antaranya berupa produk baja Hot Rolled Coil (HRC), Hot Rolled Plate (HRP), dan Hot Rolled Pickled Oil (HRPO) yang pada 2021 dilakukan melalui pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera, Cilegon, Banten.
Sementara pada 2022, Krakatau Steel juga mengekspor baja HRC dan plat ke Malaysia sebanyak 6.474 ton. Pemerintah meminta pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor baja ke Malaysia dan Australia seiring pencabutan bea masuk anti-dumping.
4. Bahan Bakar Mineral
Indonesia masih mengirimkan bahan bakar mineral dengan jumlah tinggi ke Malaysia. Berbagai jenis bahan bakar mineral seperti solar dan BBM ramah lingkungan masih bernilai tinggi di negara tersebut.
5. Tembaga
Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor tembaga di dunia yang memberikan peluang untuk menguasai pangsa pasar dunia. Ekspor tembaga asal Indonesia ke Malaysia pada akhir 2021 tercatat meningkat sebesar 265,11%.
Sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor bijih tembaga Indonesia selama 2020 meningkat dua kali lipat ketimbang tahun sebelumnya.
(akr)
Lihat Juga :