5 Negara Penikmat Gas Rusia Terbesar, No 1 dan 2 Mulai Was-was
Senin, 20 Juni 2022 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Bersama-sama dua jalur 930 kilometer di bawah Laut Hitam, bersama dengan pipa darat Rusia dan Turki, memiliki kapasitas untuk mengangkut 31,5 miliar meter kubik (1,1 triliun kaki kubik) gas alam setiap tahunnya.
Rusia adalah pemasok gas utama ke Turki, yang mengandalkan impor untuk kebutuhan energinya. TurkStream memungkinkan Rusia untuk melewati Ukraina dengan membuka jalur transportasi langsung baru ke Turki, selain jalur Blue Stream juga di bawah Laut Hitam lebih jauh ke timur.
Dari Turki, gas Rusia akan mencapai Eropa selatan dan tenggara melalui jalur baru dan yang sudah ada. Menurut data IEA, Rusia telah mengimpor gas Rusia mencapai sebesar 16,1 miliar meter kubik.
5. Belanda
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte sempat mengatakan negaranya berencana untuk menghentikan impor minyak dan gas Rusia pada akhir tahun ini. Namun dalam upaya tersebut Perusahaan Energi Rusia Gazprom mengatakan telah menghentikan pasokan gas ke Belanda pada Selasa (31/5/2022), lalu.
Baca Juga: Rusia Ancam Setop Pasok Gas ke Eropa, Provinsi di Belanda Hidupkan Kembali Kilang
Alasannya karena perusahaan energi Belanda GasTerra menolak membayar dalam rubel mengikuti sanksi serangan Rusia di Ukraina. Gazprom mengatakan bahwa pada 30 Mei, pihaknya tidak menerima pembayaran untuk pasokan gas Belanda untuk bulan April, meskipun memberitahu GasTerra bahwa pembayaran untuk gas yang dipasok mulai 1 April harus dilakukan dalam rubel.
GasTerra, yang sebagian kepemilikannya masih dimiliki negara, mengatakan akan mengalami pemutusan gas dari Rusia. Pemutusan ini berarti bahwa dua miliar meter kubik gas tidak akan dipasok ke Belanda antara sekarang dan Oktober, kata GasTerra.
Menurut data IEA, Belanda menjadi negara kelima terbesar yang mengimpor gas Rusia mencapai 15,7 miliar meter kubik. Selanjutnya pada posisi ke-6 ditempati oleh Hungaria sebesar 11,6 miliar meter kubik, lalu ada Kazakhstan dengan besaran impor gas Rusia 10,2 miliar meter kubik berdasarkan data 2020.
Selain itu ada juga Polandia dengan 9,6 miliar meter kubik, China sebesar 9,2 miliar meter kubik dan terakhir ada Jepang yang tahun 2020 tercatat mengimpor gas Rusia 8,8 miliar meter kubik.
Rusia adalah pemasok gas utama ke Turki, yang mengandalkan impor untuk kebutuhan energinya. TurkStream memungkinkan Rusia untuk melewati Ukraina dengan membuka jalur transportasi langsung baru ke Turki, selain jalur Blue Stream juga di bawah Laut Hitam lebih jauh ke timur.
Dari Turki, gas Rusia akan mencapai Eropa selatan dan tenggara melalui jalur baru dan yang sudah ada. Menurut data IEA, Rusia telah mengimpor gas Rusia mencapai sebesar 16,1 miliar meter kubik.
5. Belanda
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte sempat mengatakan negaranya berencana untuk menghentikan impor minyak dan gas Rusia pada akhir tahun ini. Namun dalam upaya tersebut Perusahaan Energi Rusia Gazprom mengatakan telah menghentikan pasokan gas ke Belanda pada Selasa (31/5/2022), lalu.
Baca Juga: Rusia Ancam Setop Pasok Gas ke Eropa, Provinsi di Belanda Hidupkan Kembali Kilang
Alasannya karena perusahaan energi Belanda GasTerra menolak membayar dalam rubel mengikuti sanksi serangan Rusia di Ukraina. Gazprom mengatakan bahwa pada 30 Mei, pihaknya tidak menerima pembayaran untuk pasokan gas Belanda untuk bulan April, meskipun memberitahu GasTerra bahwa pembayaran untuk gas yang dipasok mulai 1 April harus dilakukan dalam rubel.
GasTerra, yang sebagian kepemilikannya masih dimiliki negara, mengatakan akan mengalami pemutusan gas dari Rusia. Pemutusan ini berarti bahwa dua miliar meter kubik gas tidak akan dipasok ke Belanda antara sekarang dan Oktober, kata GasTerra.
Menurut data IEA, Belanda menjadi negara kelima terbesar yang mengimpor gas Rusia mencapai 15,7 miliar meter kubik. Selanjutnya pada posisi ke-6 ditempati oleh Hungaria sebesar 11,6 miliar meter kubik, lalu ada Kazakhstan dengan besaran impor gas Rusia 10,2 miliar meter kubik berdasarkan data 2020.
Selain itu ada juga Polandia dengan 9,6 miliar meter kubik, China sebesar 9,2 miliar meter kubik dan terakhir ada Jepang yang tahun 2020 tercatat mengimpor gas Rusia 8,8 miliar meter kubik.
(akr)
Lihat Juga :