Pasokan Gas Rusia Berkurang, Eropa Kemungkinan Harus Beralih Lagi ke Batu Bara
Selasa, 21 Juni 2022 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Habeck merupakan anggota partai Hijau yang telah mendorong Jerman keluar lebih cepat dari penggunaan batu bara, yang menghasilkan lebih banyak gas rumah kaca. Namun, keadaan saat ini memaksa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu untuk kembali ke batu bara sebagai sumber energinya.
Baca Juga: Daftar Senjata Canggih Rusia vs Senjata Ukraina Sokongan NATO
"Tetapi jika tidak dilakukan, maka kita berisiko fasilitas penyimpanan (gas) tidak akan cukup penuh pada akhir tahun menjelang musim dingin. Dan kemudian kita dapat diperas di tingkat politik," katanya.
Rusia pada hari Senin mengulangi kritik sebelumnya bahwa Eropa hanya menyalahkan dirinya sendiri setelah Barat memberlakukan sanksi sebagai tanggapan atas invasi Moskow ke Ukraina, rute transit gas ke Eropa serta pengekspor gandum utama.
Kontrak gas bulan depan Belanda yang menjadi patokan Eropa diperdagangkan sekitar 124 euro (USD130) per megawatt hour (MWh) pada hari Senin, turun dari puncak tahun ini sebesar 335 euro tetapi masih 300% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
Baca Juga: Daftar Senjata Canggih Rusia vs Senjata Ukraina Sokongan NATO
"Tetapi jika tidak dilakukan, maka kita berisiko fasilitas penyimpanan (gas) tidak akan cukup penuh pada akhir tahun menjelang musim dingin. Dan kemudian kita dapat diperas di tingkat politik," katanya.
Rusia pada hari Senin mengulangi kritik sebelumnya bahwa Eropa hanya menyalahkan dirinya sendiri setelah Barat memberlakukan sanksi sebagai tanggapan atas invasi Moskow ke Ukraina, rute transit gas ke Eropa serta pengekspor gandum utama.
Kontrak gas bulan depan Belanda yang menjadi patokan Eropa diperdagangkan sekitar 124 euro (USD130) per megawatt hour (MWh) pada hari Senin, turun dari puncak tahun ini sebesar 335 euro tetapi masih 300% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
(fai)
Lihat Juga :