Sektor UMKM di Sulsel Jadi Fokus untuk Program Pemulihan Ekonomi

Rabu, 22 Juni 2022 - 00:26 WIB
loading...
Sektor UMKM di Sulsel...
Sektor UMKM di Sulsel menjadi fokus untuk program pemulihan ekonomi. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memberikan dukungan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sulsel, sebagai salah satu fokus utama dalam dalam program pemulihan Ekonomi Nasional.

Sejauh ini Ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) relatif tinggi setelah pandemi Covid-19, pada triwulan I 2022 Eknonomi Sulsel tumbuh 4,27% dibandingkan triwulan I 2021. Tetapi jika dibandingkan secara kuartal, ekonomi Sulsel terkontraksi -5,77%.

Baca Juga: Dukung UMKM, Shopee Luncurkan Gerakan Shopee Bersama UMKM

Melihat hal ini, pemerintah menganggarkan dalam APBN program dukungan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), antara lain berupa kebijakan relaksasi penyaluran kredit program pemerintah (pembiayaan UMi dan KUR), penyaluran subsidi bunga dan bantuan pemerintah, serta penempatan dana pada perbankan.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel, jumlah pelaku UMKM terus mengalami pertumbuhan meskipun dalam situasi pandemi. Oleh sebab itu, intervensi terhadap UMKM diharapkan berdampak besar terhadap penurunan Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran sehingga mendorong perekonomian Indonesia.

"Menyadari besarnya porsi jenis usaha pada kelompok UMKM dalam struktur perekonomian Indonesia, termasuk Sulsel, maka dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam program pemulihan ekonomi nasional," terang Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Syaiful, Selasa (21/6/2022).

Pemerintah yang juga mengeluarkan kebijakan penambahan subsidi bunga tersebut diperpanjang hingga Desember 2022. Melalui kebijakan ini, debitur KUR hanya dibebankan tingkat suku bunga sebesar 6%, sehingga alokasi anggaran pemerintah untuk subsidi bunga KUR terus bertambah setiap tahunnya.

Sementara dalam rangka program pemulihan ekonomi, pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% untuk UMKM yang terdampak pandemic, sehingga bunga yang dibebankan kepada debitur hanya sebesar 3%.

Diketahui pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kebijakan tambahan subsidi bunga KUR hingga Desember 2022. Tentu kebijakan ini diambil dari hasil evaluasi, termasuk tren pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Dinas Koperasi dan UMKM Bantu UMKM Terdampak Covid-19

"Kita berharap subsidi yang membebani anggaran pemerintah akan menghasilkanmultiplier effectyang jauh lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel yang pada akhirnya semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Sejauh ini, Kanwil DJPb Provinsi Sulsel Bersama KPPN Palopo telah memfasilitasi kerja sama antara Pemkab Luwu Utara, PIP, dan PT Pegadaian dalam bentuk penyertaan modal dan subsidi bunga Umi kepada debitur yang ada di Wilayah Luwu Utara. Inisiatif untuk fasilitasi yang sejenis juga sedang diupayakan oleh Kanwil DJPb agar bentuk kerja sama serupa dapat diadopsi oleh pemda lain di wilayah Sulsel.

Tak hanya itu, Penempatan Dana Pemerintah pada Bank Pemerintah diharap dapat membantu dukungan likuiditas, dalam program restrukturisasi kredit modal kerja yang diberikan kepada pelaku UMKM maupun pemberian kredit modal kerja kepada kelompok UMKM. Serta dukungan digitalisasi UMKM melalui himbauan kepada satker, untuk merangkul para mitranya untuk bergabung dalam marketplace pemerintah.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Perkuat UMKM dan Pekerja...
Perkuat UMKM dan Pekerja Informal Indonesia, ILO Dorong Inklusi Keuangan
Memperkuat Jantung Ekonomi...
Memperkuat Jantung Ekonomi Bangsa: Kisah Sukses UMKM di Jatim Fest 2025
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
UMKM Binaan PERURI Berprestasi,...
UMKM Binaan PERURI Berprestasi, Pembinaan Berkualitas Unggul Berbuah Penghargaan
GeTI Incubator Dukung...
GeTI Incubator Dukung UMKM Binaan PLN di Inacraft on October 2024
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pendampingan PNM Berperan...
Pendampingan PNM Berperan Majukan Usaha Ibu-ibu Prasejahtera dari Sabang-Merauke
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas UMKM, Pedagang Warung di Indonesia Dapat Perlindungan Usaha
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved