Beda Nasib Petani Amerika dengan Indonesia

Rabu, 22 Juni 2022 - 17:36 WIB
loading...
Beda Nasib Petani Amerika...
Beda nasib petani Indonesia dengan Amerika. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beda nasib petani Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Petani adalah pahlawan terbesar dalam mata rantai yang mencukupi kebutuhan manusia atas pangan. Tidak ada golongan lain yang layak menyandang gelar pahlawan pangan selain petani.

Petani adalah golongan pengolah pangan dengan sistem bercocok tanam. Segala bahan pangan pokok yang dibutuhkan manusia sehari-hari merupakan hasil kerja mereka di lahan-lahan yang diolahnya untuk menanam bibit pangan tersebut. Bahkan, di belahan dunia mana pun, hanya golongan petani yang hingga sekarang menjadi penyedia bahan pangan. Mulai dari makanan pokok, sayuran, hingga aneka buah yang menjadi pelengkap asupan.

Namun mayoritas petani di Indonesia belum merasakan kemerdekaan. Hingga kini, petani masih terkesan sebagai profesi miskin, bodoh, dan tidak punya masa depan. Padahal ketika sejumlah sektor terguncang pandemi Covid-19, pertanian menjadi tempat pulang bagi sebagian orang.

Baca Juga: Pendapatan Petani di Jepang dengan Petani di Indonesia, Antara Bumi dan Langit

Sektor ini menampung para pekerja yang terlempar dari sektor lain. Tapi sebagai tempat kembali, sektor pertanian Indonesia masih rapuh dengan segudang masalah. Buruh tani yang mempunyai andil besar di sektor ini kurang mendapatkan perhatian salah satunya soal pendapatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Rekomendasi
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
Miskah Umumkan Kehamilan...
Miskah Umumkan Kehamilan Anak Kedua, Sudah 4 Bulan
Firasat Anak Temon sebelum...
Firasat Anak Temon sebelum sang Ayah Meninggal, Mimpi Pohon Nangka Roboh
Berita Terkini
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved