Unicorn Bukan Jaminan Selamat dari Krisis
Kamis, 25 Juni 2020 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Wajib Efisiensi
Pakar manajemen dari PPM School of Management Wahyu Tri Setyobudi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 semua sektor industri terkena dampak. Tak terkecuali industri digital aplikasi seperti GoJek yang baru saja mengumumkan pemangkasan ratusan karyawan.
Menurut Wahyu, jika satu sektor industri tertekan, maka industri lain yang terkait juga akan tertekan. Karena itu, solusi paling rasional adalah bagaimana mengambil keuntungan pada situasi pandemi Covid-19.
“Secara rasional, perusahaan akan bertindak seefisien mungkin sebab tidak bisa dipungkiri, situasi pandemi Covid-19 menyebabkan daya beli masyarakat menurun,” ungkapnya kepada SINDO Media di Jakarta, Rabu (24/6/2020). (Baca juga: Polda Jatim Napak Tilas di Pusat Kerajaan Majapahit)
Kendati begitu, pandemi merupakan sesuatu yang berbatas atau memiliki batas waktu sehingga perusahaan akan mencari cara untuk bertahan pada kondisi membaik.
“Karakter pandemi itu ada batas waktu. Sepanjang apa pun, sifatnya akan selesai, bisa dalam waktu jangka pendek atau jangka panjang. Sekarang strategi perusahaan adalah bagaimana menyesuaikan diri pada masa pandemi ini,” ucapnya.
Menurutnya, yang pasti dilakukan setiap perusahaan atau industri adalah melakukan hibernasi atau mencari cara agar hidup lebih panjang dengan mengefisienkan energi. (Lihat videonya: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)
“Untuk kasus GoJek, selain efisiensi, yang dilakukan adalah inovasi terus-menerus sesuai karakter bisnis ini. Misalnya kalau dulu, toko itu didatangi pelanggan, sekarang bagaimana kita mendatangi pelanggan. Caranya di situasi pandemi seperti ini, salah satunya dengan memanfaatkan merchant yang ada,” pungkasnya. (Ichsan Amin/Intan Rakhmayanti Dewi/Neneng Zubaidah/Okezone)
Pakar manajemen dari PPM School of Management Wahyu Tri Setyobudi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 semua sektor industri terkena dampak. Tak terkecuali industri digital aplikasi seperti GoJek yang baru saja mengumumkan pemangkasan ratusan karyawan.
Menurut Wahyu, jika satu sektor industri tertekan, maka industri lain yang terkait juga akan tertekan. Karena itu, solusi paling rasional adalah bagaimana mengambil keuntungan pada situasi pandemi Covid-19.
“Secara rasional, perusahaan akan bertindak seefisien mungkin sebab tidak bisa dipungkiri, situasi pandemi Covid-19 menyebabkan daya beli masyarakat menurun,” ungkapnya kepada SINDO Media di Jakarta, Rabu (24/6/2020). (Baca juga: Polda Jatim Napak Tilas di Pusat Kerajaan Majapahit)
Kendati begitu, pandemi merupakan sesuatu yang berbatas atau memiliki batas waktu sehingga perusahaan akan mencari cara untuk bertahan pada kondisi membaik.
“Karakter pandemi itu ada batas waktu. Sepanjang apa pun, sifatnya akan selesai, bisa dalam waktu jangka pendek atau jangka panjang. Sekarang strategi perusahaan adalah bagaimana menyesuaikan diri pada masa pandemi ini,” ucapnya.
Menurutnya, yang pasti dilakukan setiap perusahaan atau industri adalah melakukan hibernasi atau mencari cara agar hidup lebih panjang dengan mengefisienkan energi. (Lihat videonya: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)
“Untuk kasus GoJek, selain efisiensi, yang dilakukan adalah inovasi terus-menerus sesuai karakter bisnis ini. Misalnya kalau dulu, toko itu didatangi pelanggan, sekarang bagaimana kita mendatangi pelanggan. Caranya di situasi pandemi seperti ini, salah satunya dengan memanfaatkan merchant yang ada,” pungkasnya. (Ichsan Amin/Intan Rakhmayanti Dewi/Neneng Zubaidah/Okezone)
(ysw)
Lihat Juga :