Didukung PT Vale, Milenial Pomalaa Kini Melek Pertanian Organik
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
“Karena mindset anak muda sekarang itu kalau tidak berdasi tidak berduit jadi pada mengejar untuk menjadi pengusaha, karyawan, dan semacamnya. Padahal dulu kita itu swasembada pangan, sekarang hampir tidak pernah. Nah ini yang coba kita hidupkan,” kata Hasmir.
Selain itu, kata Hasmir, pertanian organik lebih sehat karena pembudidayaannya tak pakai bahan kimia. “Harapannya, Mas Dinul ini bisa menjadi ikon buat proyek kita di Blok Pomalaa. Belum banyak yang seperti dia, apalagi memiliki kapasitas pendidikan yang bagus karena sarjana, sehingga pendekatan kita untuk mengubah mindsetnya itu lebih masuk ke generasi milenial,” ungkap Hasmir.
Dia menjelaskan, saat ini di Desa Lamedai sudah ada 23 petani yang ikut program PSRLB SRI Organik dengan lahan garapan seluas 3,4 Ha. Sedangkan secara keseluruhan terdapat 54 petani yang ikut program tersebut di blok Pomalaa.
Hasmir melanjutkan, saat ini timnya tengah menormalisasikan kesuburan tanah akibat akibat pemakaian kimiawi dari pertanian konvensional. “Harapannya di dua tahun ke depan produktivitas bisa mencapai 17-18 Ton/Ha,” imbuhnya.
Baca Juga: Lagi, Petani Binaan PT Vale Panen Raya Padi SRI Organik
Program PSRLB melalui metode SRI Organik telah dijalankan PT Vale sejak 2015. Program ini memprioritaskan tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional perusahaan.
PSRLB merupakan bagian dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berkelanjutan. Alih-alih gencar memberikan bantuan donasi semata, PT Vale menerapkan PPM dengan pendekatan kolaboratif. Warga, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, ikut andil dalam PPM. Pendekatan seperti ini bertujuan melahirkan relasi yang berkelanjutan dengan masyarakat, sehingga perseroan dapat maju dan sejahtera bersama warga di sekitarnya.
Selain itu, kata Hasmir, pertanian organik lebih sehat karena pembudidayaannya tak pakai bahan kimia. “Harapannya, Mas Dinul ini bisa menjadi ikon buat proyek kita di Blok Pomalaa. Belum banyak yang seperti dia, apalagi memiliki kapasitas pendidikan yang bagus karena sarjana, sehingga pendekatan kita untuk mengubah mindsetnya itu lebih masuk ke generasi milenial,” ungkap Hasmir.
Dia menjelaskan, saat ini di Desa Lamedai sudah ada 23 petani yang ikut program PSRLB SRI Organik dengan lahan garapan seluas 3,4 Ha. Sedangkan secara keseluruhan terdapat 54 petani yang ikut program tersebut di blok Pomalaa.
Hasmir melanjutkan, saat ini timnya tengah menormalisasikan kesuburan tanah akibat akibat pemakaian kimiawi dari pertanian konvensional. “Harapannya di dua tahun ke depan produktivitas bisa mencapai 17-18 Ton/Ha,” imbuhnya.
Baca Juga: Lagi, Petani Binaan PT Vale Panen Raya Padi SRI Organik
Program PSRLB melalui metode SRI Organik telah dijalankan PT Vale sejak 2015. Program ini memprioritaskan tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional perusahaan.
PSRLB merupakan bagian dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berkelanjutan. Alih-alih gencar memberikan bantuan donasi semata, PT Vale menerapkan PPM dengan pendekatan kolaboratif. Warga, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, ikut andil dalam PPM. Pendekatan seperti ini bertujuan melahirkan relasi yang berkelanjutan dengan masyarakat, sehingga perseroan dapat maju dan sejahtera bersama warga di sekitarnya.
(tri)
Lihat Juga :